Breaking News:

Cegah DBD, Warga Tanjung Sengkuang Gotong Royong, Pak Lurah Juga Ikutan Lho

Dalam rangka mencegah peningkatan korban DBD, pejabat setempat yang di dalamnya turut hadir Bapak Tukijan selaku Camat Batu Ampat, Bapak Yanuar Pribad

ISTIMEWA
Caption : Suasana Gotong royong di Sengkuang, Minggu, (11/10/2020)/Ronnye Lodo Laleng. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Mengantisipasi adanya Korban Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Tanjung Sengkuang, warga beserta para pejabat setempat melakukan gotong royong, Minggu 11 Oktober 2020.

Wilayah Tanjung Sengkuang RW 03, RW 04 serta RW 011 disinyalir menjadi tempat epidemi DBD.

Dalam rangka mencegah peningkatan korban DBD, pejabat setempat yang di dalamnya turut hadir Bapak Tukijan selaku Camat Batu Ampat, Bapak Yanuar Pribadi selaku Lurah Tanjung Sengkuang, Babinsa 03/ Tanjung Sengkuang Peltu Susilo Sugiarto, Kapukesmas Batu Ampar Drg. Irma, Bapak Juliandi selaku Seklur Tanjung Sengkuang, serta Ketua RT/RW wilayah Kelurahan Tanjung Sengkuang melakukan gotong royong.

Angka kematian akibat DBD diketahui mencapai 13 orang pada September lalu, sedangkan untuk Oktober, hingga hari ini sudah mencapai 7 orang.

“Bulan kemarin sudah terlaporkan di Puskesmas itu sudah 13 orang bulan ini 7 padahal baru tanggal sebelas. Artinya kan sebelum terjadi bagus mencegah, cegah dini namanya,” ujar Babinsa Susilo Sugiarto saat diwawancarai Minggu sore lalu.

Dalam pelaksanaannya, Peltu Susilo mengatakan bahwa warga terlihat cukup antusias dengan kegiatan ini.

“Saya melihat di lapangan warga begitu menyambut baik kegiatan goro tersebut, karena mereka juga tahu dampaknya juga positif bagi keluarga masing-masing. Begitu yang saya lihat. Semangat mereka semua, sehingga pada saat kami keliling melihat memantau sekaligus membersihkan mana yang belum dibersihkan merekapun siap menindaklanjutinya untuk membersihkan kembali,” ujar Pak Susilo.

Kegiatan yang dilakukan sejak pagi hingga pukul 11.45 WIB ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan.

Adapun tujuh hal yang ditekankan Babinsa kepada masyarakat antara lain, menguras bak mandi seminggu sekali, membersihkan wadah penampung air, memasang kasa dan kelambu nyamuk, tidak menumpuk atau menggantung baju terlalu lama, menggunakan krim anti nyamuk dan pakaian tertutup saat keluar rumah serta menguburkan barang-barang yang tidak terpakai.

Babinsa Pletu Susilo sendiri berharap agar kegiatan ini bisa dilakukan secara berkala untuk menekan angka DBD khususnya di wilayah Tanjung Sengkuang.

“Mungkin besok itu dari Pak Lurah mau bikin prosedur tetap (protap). Mungkin protap kegiatan goro termasuk nanti penyemprotan fogging. Sambil kita monitor, artinya kegiatan tersebut akan kita jadikan kegiatan rutinitas sampai betul-betul wabah ini jangan sampai menjangkiti orang lain,” ujar Babinsa Susilo.(Ron)

Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved