Breaking News:

Brigjen TNI Ricky Samuel Gugur Dalam Tugas, Kini Anaknya Lulus Akmil, KSAD Andika Kenang Seniornya

Sosok almarhum Brigjen TNI Ricky Samuel kembali jadi sorotan setelah putranya baru saja lulus pendidikan dan menjadi perwira TNI muda 2020

Editor: Eko Setiawan
Youtube TNI AD
Brigjen TNI Ricky Samuel, Ayah Letda Nugra Pussaka yang gugur dalam kecelakaan helikopter 

TRIBUNBATAM.id |JAKARTA- Nama Brigjen TNI Ricky Samuel kembali menjadi sorotan setelah sang anak lulus dari sekolah Akademi Militer. 

Sang anak bernama  Letda Nugra Pussaka, bahkan ia sempat didatangi langsung oleh KSAD Jendral Andika Perkasa.

Simak rangkuman fakta tentang gugurnya Brigjen TNI Ricky Samuel, ayah dari perwira TNI muda Letda Nugra Pussaka.

Baca juga: Brigjen TNI Dewi Puspitorini, Sosok Wanita Tangguh yang Jadi Jendral Terbaik di Bidang Kesehatan

Baca juga: Sepak Terjang 2 Jenderal Wanita yang Dipercaya Jenderal Andika Perkasa Jadi Petinggi TNI AD

Sosok almarhum Brigjen TNI Ricky Samuel kembali jadi sorotan setelah putranya baru saja lulus pendidikan dan menjadi perwira TNI muda 2020.

Bahkan Jenderal Andika Perkasa sempat menemui Letda Nugra Pussaka dan berbincang langsung setelah upacara kelulusan. 

Jenderal Andika Perkasa rupanya tak asing dengan sosok almarhum Brigjen TNI Ricky Samuel.

Ricky Samuel meninggal dunia dalam kecelakaan Helikopter Bolkow-105/HS-7112/Riky Route, yang jatuh di kawasan perbukitan Rawa Beber, Cianjur Selatan, Senin 8 Juni 2009.

Ricky merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1986 terakhir kali berpangkat Kolonel Infanteri dengan jabatan Komandan Pusdikpassus.

Berikut rangkuman fakta gugurnya Brigjen TNI Ricky Samuel ayah Letda Nugra Pussaka dilansir dari Kompas.com (grup SURYA.co.id) dan Antara.

1. Kecelakaan dalam misi meninjau latihan

Brigjen TNI (Anumerta) Ricky Samuel meninggal dunia pada 8 Juni 2009 dalam suatu peristiwa kecelakaan jatuhnya Helikopter Bolkow 105 di kawasan perbukitan Rawa Beber, Cianjur, Jawa Barat.

Ricky ikut menumpang helikopter itu dari Batujajar, Jawa Barat, dalam misi meninjau latihan anak buahnya di kesatuan Kopassus.

Melansir dari Antara, jatuhnya helikopter jenis Bolkow-105 buatan tahun 1998 itu juga menewaskan Kepala Seksi Operasi Pendidikan Pasukan Khusus Kapten Agung Gunarto.

Sedangkan tiga awak pesawat yakni pilot Lettu Hadi, co-Pilot Lettu Sasongko dan Letda Agus Santoso mengalami luka-luka.

Peristiwa naas itu terjadi saat perjalanan pulang ke Batujajar terhadang cuaca buruk akibat hujan deras di kawasan Desa Situhiang sehingga helikopter mengalami kecelakaan.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved