BATAM TERKINI
RAPBD Batam 2021 Mulai Dibahas, Ini Sejumlah Fokus Pembangunan dan Rencana Pemko Batam
Masing- masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggungjawab terhadap infrastruktur sudah menyusun rencana anggaran untuk tahun 2021 nanti.
Editor : Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Rencana anggaran pendapatan asli daerah (APBD) 2021 mendatang, Pemerintah Kota Batam kembali melanjutkan proyek-proyek infrastruktur yang sempat dihentikan karena pandemi Covid-19.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, Selasa (13/10/2020).
Diakuinya dalam 2020 ini, hampir 99 persen rencana pembangunan atau proyek fisik mulai dari sekolah, jalan, dan lainnya dihentikan.
Dan dialihkan untuk penanganan wabah Covid-19 di Kota Batam.
"Jadi semuanya kita re-focusing saat itu dan kita alihkan ke Covid-19," ujar Jefridin, Selasa (13/10/2020).
Selain infrastruktur, lanjutnya, Pemko Batam juga fokus pada pemulihan perekonomian. Selama pandemi perputaran ekonomi melambat.
Jefridin melanjutkan pada 2021 mendatang, pemerintah akan berupaya agar kondisi ini membaik secepatnya.
Ini agar pendapatan daerah kembali normal dan perekonomian bisa meningkat.
Baca juga: Pemko Batam Mulai Bahas APBD 2021, Pjs Walikota Batam : Wajib Perhatikan Kampanye Paslon
Ia berharap pengesahan APBD 2021 bisa berjalan sesuai dengan waktu atau paling lambat November mendatang.
"Tentu hal yang baik kita harapkan tahu depan. Sekarang kita sudah melakukan berbagai upaya pemulihan, meskipun hasilnya belum maksimal. Semoga tahun depan lebih baik," harap Jefridin.
Masing- masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggungjawab terhadap infrastruktur sudah menyusun rencana anggaran untuk tahun 2021 mendatang.
Termasuk untuk Covid-19 yang berada di bawah Dinas Kesehatan Kota Batam.
Ia menambahkan saat ini pemerintah tengah bersiap untuk memproduksi obat atau vaksin penanganan Covid-19.
Menurutnya pemberian vaksin ini bisa membuat masyarakat lega dan pemerintah daerah juga bisa menyeimbangkan kegiatan pembangunan dengan penyelesaian Covid-19 ke depannya.
"Artinya penanganan pasti jauh lebih baik lagi di tahun depan, sebab obatnya sudah ada," kata dia. (Tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/10102020jefridin.jpg)