Breaking News:

Syahganda Nainggolan Pernah Prediksi Pemerintahan Jokowi Jatuh, Aktivis KAMI Ditangkap di Depok

Anggota Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Kolase YouTube/realita TV/BBC News
PEMERINTAH JOKOWI - Pengamat Politik Syahganda Nainggolan (kiri), dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) (kanan). Syahganda Nainggolan memprediksikan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal jatuh enam bulan ke depan. 

Syahganda Nainggolan pun menyinggung wabah virus corona serta pemindahan Ibu Kota Negara ke Pulau Kalimantan.

Ia bahkan menyinggung jumlah uang yang digelontorkan pemerintahan Jokowi untuk membayar para buzzer.

Masalah lain yang dialami pemerintahan Jokowi yang disebut Syahganda yakni pada bidang pariwisata.

Terkait kondisi tersebut, Syahganda menilai pemerintahan Jokowi memiliki struktur yang lemah.

Tak hanya itu, Syahganda bahkan memprediksikan pemerintahan Jokowi bakal jatuh pada enam bulan ke depan.

"Ini kan udah panic game nih, biasanya dalam sebuah teori organisasi itu karena strukturnya udah lemah dan leader-nya bakal jatuh," jelas Syahganda.

"Jadi saya ngitung-ngitung aja mungkin kalau Coronavirus ini bisa 6 bulan enggak ketemu vaksinnya, mungkin Jokowi di tahun ini 6 bulan lagi sudah jatuh."

Syahganda lantas mengklaim hal yang disampaikannya itu sebagai ramalan seorang pengamat politik.

"Enggak dijatuhkan, ini jatuh aja gitu. Ya itu ramalan saya sebagai pengamat," kata dia.

Simak video berikut ini menit ke-6.40:

4. Pernah jadi Caleg

Dilansir dari Tribunnewswiki.com, pada 2004, Syahganda Nainggolan menjadi Calon Legeslatif (Caleg) Partai Merdeka dari Dapil Tangerang.

Kemudian, pria kelahiran Medan, 27 November 1965 itu pindah ke PPP.

Syahganda Nainggolan mendapatkan jatah sebagai Komisaris di Pelindo.

Setelah itu, Syahganda Nainggolan pindah ke Partai Golkar.

Melalui Partai Golkar, Syahganda Nainggolan menjadi Caleg untuk DPR pada Pileg 2009.

Ia menjadi calon Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Jabar V.

5. Akan Didampingi Puluhan Pengacara

tribunnews
Syahganda Nainggolan (kiri) dan Jumhur Hidayat (kanan) (Kloase tribunnews.com)

Sementara itu, terkait penangkapan Syahganda Nainggolan kali ini, KAMI akan memberikan bantuan hukum.

Demikian dikatakan Ketua Komite Eksekutif KAMI, Ahmad Yani saat dihubungi, Jakarta, Selasa (13/10/2020).

"Saya termasuk, ada Pak Herman Kadir, ada sekitar puluhan lawyer (pengacara) yang akan dampingi Pak Syahganda dan nanti kita akan ke Mabes Polri," ujar Yani.

Yani mendapatkan informasi penangkapan Syahganda dari pesan yang disampaikan istri Syahganda kepadanya pada pagi hari ini.

"Ditangkap pukul 04.00 WIB, yang menangkap dari Mabes Polri," ujar Yani.

Menurut Yani, penyebab penangkapan Syahganda belum diketahui, tetapi sepertinya terkait UU ITE.

"Tapi kita tidak tahu, apa yang disangkakan, perbuatan yang mana, dan pasal berapa yang disangkakan," ucap Yani.

"Kalau Twitter Pak Syahganda saya lihat hal-hal yang wajar, umum saja, tidak ada hal yang melanggar hukum," sambung Yani.

Pada kesempatan itu, Yani pun membantah tuduhan-tuduhan yang selama ini disebut KAMI merupakan dalang aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di berbagai daerah.

"Bagaimana kita mau mendalangi, atau didalangi. Orang kita tidak setuju gerakan anarkistis, kita setuju gerakan demonya. Gerakan KAMI, gerakan moral, anti kekerasan," papar Yani.

(Tribunnews.com/Sri Juliati, Seno Tri Sulistiyono) (TribunWow.com/Jayanti Tri Utami) (Tribunnewswiki/Afitria) (Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Siapa Syahganda Nainggolan? Aktivis KAMI yang Ditangkap dengan Dugaan Langgar UU ITE

Editor: Anne Maria
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved