Breaking News:

BINTAN TERKINI

Kapolres Bintan Warning Pemilik Pangkalan Gas 3 Kilo, 'Jangan Nakal'

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono mengimbau kepada pemilik pangkalan gas elpiji 3 Kg untuk tidak bermain-main dalam pendistribusian gas elpiji

TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
KAPOLRES BINTAN - Foto Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono saat memimpin press realese di Mapolres Bintan. Belum lama ini polisi mengamankan seorang pemilik pangkalan gas nakal di Bintan 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Tim Satgas Migas Bintan belakangan ini semakin gencar mengawasi distribusi gas elpiji 3 Kg di wilayah Bintan.

Hal itu mengingat kasus gas elpiji 3 Kg masih langka di sejumlah wilayah di Bintan. Sebut saja seperti di Tanjunguban, Toapaya Selatan dan beberapa daerah lainnya.

Untuk mengatasi kelangkaan gas ini, Tim Satgas Migas Bintan bersama Pemda Bintan sudah mengajukan penambahan gas elpiji Pertamina sebanyak 2 LO.

Termasuk juga mengamankan seorang pemilik pangkalan gas elpiji 3 kg di Toapaya Selatan. Pria itu diamankan karena menjual gas subsidi ke warung-warung.

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono mengimbau kepada pemilik pangkalan gas elpiji 3 Kg untuk tidak bermain-main dalam pendistribusian gas elpiji 3 Kg.

Baca juga: Jual Gas Elpiji 3 Kg ke Warung, Satgas Migas Bintan Amankan Seorang Pemilik Pangkalan Gas

Baca juga: Antisipasi Gas Elpiji 3 Kg Langka, Disperindag Bintan Ajukan Penambahan 2 LO ke Pertamina

"Jika bermain kita akan tindak dan sudah ada contoh kasus yang kita amankan. Karena itu pihak pangkalan jangan main-main dan nakal," tuturnya.

Bambang juga mengingatkan pihak pangkalan gas untuk mengutamakan masyarakat yang kurang mampu dalam distribusi gas elpiji 3 kg.

Bambang mengatakan, sesuai dengan Peraturan Bupati Bintan Nomor 1 tahun 2019 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pengawasan pendistribusian gas elpiji bersubsidi 3 Kg dan lainnya, sudah jelas aturannya.

Pada pasal 9, pihak pangkalan tidak boleh menjual gas elpiji 3 Kg ke konsumen industri atau perusahaan.
Begitu juga terhadap PNS baik dari TNI dan Kepolisian.

"Jadi kita harapkan pemilik pangkalan juga mengetahui dan menerapkan aturan tersebut," ucapnya.

Lbeih lanjut, Bambang mengajak bagi masyarakat yang mampu dan berpenghasilan tinggi supaya menggunakan gas non subsidi, agar gas LPG 3 Kg bisa digunakan oleh masyarakat yang kurang mampu.

"Kami ketuk hati masyarakat yang mampu dan masih menggunakan gas LPG 3 Kg bersubsidi untuk bisa menggunakan gas non subsidi, demi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,"tutupnya.

(tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved