Breaking News:

TRIBUN PODCAST

Pelaku UMKM Batam Putar Otak Selama Covid-19, Berharap Pemerintah Cepat Tangani Pandemi

Ada 36 pelaku UMKM dalam FGD Tribun Podcast, Jumat (16/10/2020). Hadir pula Pjs Wali kota Batam Syamsul Bahrum, dan sejumlah Kepala OPD di Pemko Batam

TribunBatam.id/Istimewa
TRIBUN PODCAST - Tribun Podcast Jumat (16/10/2020) membahas tentang UMKM Bangkit, Ekonomi Pulih. 

Pelaku usaha Nokodish, Enok mengatakan, kondisi bisnisnya saat ini masih tetap lancar.

Usaha yang digelutinya dari rumah itu menghasilkan produk-produk makanan kekinian yang dititipkan ke berbagai gerai kafe di Batam.

"Kondisi penjualan lancar-lancar aja. Saya bisa jamin produk kami higienis dan dibuat dengan protokol Covid-19," ujar Enok, kala diwawancarai melalui zoom meeting.

Sama halnya dengan Nada, perintis usaha Sayur Online, yang mengaku usahanya justru berkembang di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya pada masa pandemi ini, masyarakat justru banyak mengandalkan layanan-layanan digital yang mudah diaplikasikan dari rumah.

Usaha Sayur Online milik Nada pun terkesan relevan justru pada kondisi saat ini. Kendati demikian, Nada mengaku masih memiliki kendala pada pengurusan perizinan PIRT bagi usahanya.

Baca juga: Corona Pukul Pelaku UMKM Batam, Permintaan Turun Sejak Anjloknya Pariwisata

Baca juga: Pelaku UMKM di Tanjungpinang Siapkan Berkas, Pemerintah Perpanjang Waktu Pendataan Program BPUM

Usaha Soto Medan milik Nazaruddin merupakan salah satu pelaku UMKM yang telah menggunakan gas PGN dan merasakan penghematan biaya operasional lebih dari 50 persen
Usaha Soto Medan milik Nazaruddin merupakan salah satu pelaku UMKM yang telah menggunakan gas PGN dan merasakan penghematan biaya operasional lebih dari 50 persen (TRIBUNBATAM.id/Nabella)

"Saya harap usaha ini bisa jadi legal dan produk kami dapat dititipkan di mana-mana," ujar Nada.

Selain Enok dan Nada, pengusaha Shoesbox, Alif, juga menyatakan hal serupa. Kondisi bisnisnya masih berjalan relatif stabil ditengah terjangan pandemi Covid-19 ini.

Meskipun masih tercatat beberapa penurunan dalam omzet, namun Alif mengaku penurunan tersebut tidak signifikan. Pihaknya terus menerapkan upaya-upaya inovasi yang relevan dengan jaman dan kondisi terkini.

"Saya hanya berharap pemerintah dapat cepat menangani pandemi ini," ungkap Alif.
(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Penulis: Hening Sekar Utami
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved