LIGA ITALIA
AC Milan Kalahkan Inter, Zlatan Ibrahimovic Ledek Romelu Lukaku: Tak Ada Raja, yang Ada Hanya Dewa
Pada pertandingan derbi yang berlangsung Sabtu (17/10/2020) itu, AC Milan pulang sebagai pemenang dengan keunggulan 2-1
TRIBUNBATAM.id, MILAN - Derby Kota Milano, yang dikenal dengan Derbi Della Madonnina dimenangkan AC Milan.
Pada pertandingan derbi yang berlangsung Sabtu (17/10/2020) itu, AC Milan pulang sebagai pemenang dengan keunggulan 2-1.
Zlatan Ibrahimovic menjadi bintang kemenangan AC Milan dengan memborong dua gol pada menit ke-12 dan 16.
Adapun satu gol balasan Inter dicetak oleh Romelu Lukaku pada menit ke-28.
Setelah pertandingan itu, Zlatan Ibrahimovic meledek Romelu Lukaku.
Ibrahimovic melalui akun Twitter pribadinya membuat unggahan yang bernada meledek Lukaku.
Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Italia Setelah AS Roma Menang, Lazio Kalah, AC Milan Pimpin Klasemen
Baca juga: AC Milan Kuasai Klasemen Liga Italia, Pelatih Juventus Andrea Pirlo: Ini Medan Pertempuran Kami Siap
Bomber gaek asal Swedia itu menulis, kota Milan tidak pernah memiliki raja, tetapi yang ada adalah dewa.
Dewa yang dimaksud Zlatan Ibrahimovic tentu adalah dirinya sendiri.
Eks pemain Manchester United dan Los Angeles Galaxy itu memang kerap menyebut dirinya sebagai "dewa".
"Milano tidak pernah memiliki raja, mereka memiliki dewa," tulis Ibrahimovic.
Cuitan Ibrahimovic itu seolah meledek unggahan Lukaku seusai Inter mengalahkan AC Milan dengan skor 4-2 pada musim lalu.
Pada saat itu, Lukaku mengunggah foto dirinya dengan tulisan "Ada raja baru di kota".
Baca juga: AC Milan Belum Terkalah Hingga Pekan Keempat Liga Italia, Stefano Pioli:Ini Baru Permulaan Musim
Kemenangan atas Inter Milan membuat AC Milan meneruskan catatan impresif pada awal musim Serie A atau kompetisi teratas Liga Italia.
Klub berjulukan I Rossoneri itu tampil garang dengan menyapu bersih empat pertandingan awal musim Liga Italia 2020-2021.
Hasil tersebut membuat AC Milan kukuh di puncak klasemen Liga Italia dengan nilai sempurna 12.
Zlatan Ibrahimovic dkk unggul dua angka atas Sassuolo yang menempati peringkat kedua.
Baca juga: Inter Milan Kalah Lawan AC Milan, Antonio Conte: Ini Mengecewakan, Performa Bagus Tapi Kalah
Jalannya pertandingan
Pada babak pertama, AC Milan berhasil mengejutkan Inter Milan setelah unggul 2-0 terlebih dahulu.
Dua gol AC Milan itu diborong oleh Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-13 dan 16.
Di sisi lain, Inter Milan sebenarnya tampil sedikit mendominasi dengan persentase penguasaan bola mencapai 53 persen.
Namun, Inter Milan hanya bisa mencetak satu gol dari tujuh kali percobaan tembakan ke arah gawang.
Gol Inter Milan pada babak pertama diciptakan Romelu Lukaku pada menit ke-29 setelah memanfaatkan umpan silang Ivan Perisic.
Berlanjut ke babak kedua, Inter Milan mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu.
Inter Milan nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-48 andai Lukaku dan Lautaro Martinez tidak salah paham ketika hendak menerima umpan silang Achraf Hakimi.
Pada menit ke-59, Inter Milan kembali mendapatkan peluang emas lewat Achraf Hakimi.
Menerima umpan lambung terobosan Arturo Vidal, Hakimi berhasil lolos dari jebakan offside.
Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Spanyol Setelah Barcelona, Real Madrid Kalah, Ansu Fati 3 Gol
Baca juga: Klasemen Liga Inggris Setelah Duo Manchester Menang, Everton Kokoh di Puncak Klasemen
Namun, Hakimi yang sudah berhadapan dengan Gianluigi Donnarumma gagal menyelesaikan peluang itu setelah sundulannya melebar ke sisi kanan gawang AC Milan.
Terus menerus diserang, AC Milan melakukan dua perubahan pada menit ke-62.
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, menarik Rafael Leao dan Alexis Saelemaekers untuk memberi kesempatan kepada Rade Krunic serta Samuel Castillejo.
Pergantian itu tidak mengubah formasi AC Milan karena Rade Krunic dan Castillejo juga ditempatkan sebagai penyerang sayap.
Lima menit berselang, giliran Inter Milan yang melakukan pergantian. Antonio Conte memasukkan Christian Eriksen untuk menggantikan Nicolo Barella.
Pada menit ke-73, Inter Milan mendapatkan hadiah penalti setelah Romelu Lukaku dijatuhkan Donnarumma.
Namun, penalti itu dianulir wasit karena Lukaku dinilai berada dalam posisi offside ketika menerima bola liar hasil duel Eriksen dan Simon Kjaer.
Hingga menit ke-80, Inter Milan masih memegang kendali permainan. Di sisi lain, AC Milan memilih bermain menunggu dan sesekali melakukan serangan balik.
Antonio Conte kembali menambah daya gedor dengan memasukkan Alexis Sanchez pada menit ke-84.
Masuknya Sanchez membuat Inter Milan bermain dengan tiga penyerang.
Meski terus menyerang, Inter Milan gagal mencetak gol penyeimbang hingga akhir pertandingan.
Skor 2-1 untuk kemenangan AC Milan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Inter Milan 1-2 AC Milan ( Romelu Lukaku 29'; Zlatan Ibrahimovic 13', 16' )
Susunan pemain:
Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 33-Danilo D'Ambrosio, 6-Stefan de Vrij, 11-Aleksandar Kolarov, 2-Achraf Hakimi, 77-Marcelo Brozovic (24-Christian Eriksen 67'), 22-Arturo Vidal (7-Alexis Sanchez 83'), 23-Nicolo Barella, 14-Ivan Perisic; 9-Romelu Lukaku; 10-Lautaro Martinez
Pelatih: Antonio Conte
AC Milan (4-2-3-1): 99-Gianluigi Donnarumma; 2-Davide Calabria, 24-Simon Kjaer, 5-Alessio Romagnoli, 19-Theo Hernandez; 79-Franck Kessie, 4-Ismael Bennacer; 56-Alexis Saelemaekers (7-Samuel Castillejo 62'), 10-Hakan Calhanoglu, 19-Rafael Leao (33-Rade Krunic 62'); 11-Zlatan Ibrahimovic
Pelatih: Stefano Pioli
.
.
.