Breaking News:

Mau Kemana! Pemerintah Pastikan Tanggal 28 dan 30 Oktober Cuti Bersama

Pemerintah memastikan tanggal 28 dan 30 Oktober menjadi hari libur nasional/cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW

Istimewa
Ilustrasi. Pemerintah Pastikan Tanggal 28 dan 30 Oktober Cuti Bersama 

TRIBUNBATAM.ID - Akhir Oktober jadi libur panjang untuk pekerja, pelajar dan mahasiswa.

Pemerintah memastikan tanggal 28 dan 30 Oktober menjadi hari libur nasional/cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pemerintah juga memutuskan tak membatalkan penetapan cuti bersama.

Baca juga: Kapan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1442 H, Cuti Bersama Oktober 2020

Baca juga: UMK Dihapus hingga Cuti Dihilangkan, Inilah Daftar 7 Hoaks UU Cipta Kerja yang Dibantah Jokowi

Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2020).

Menko PMK Muhadjir Effendy saat memimpin Rapat Tingkat Menteri Penetapan dan Penandatanganan SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021 secara virtual, Kamis (10/9/2020)
Menko PMK Muhadjir Effendy saat memimpin Rapat Tingkat Menteri Penetapan dan Penandatanganan SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021 secara virtual, Kamis (10/9/2020) (Dok. Humas Kemenko PMK)

"Sesuai arahan Presiden, menetapkan cuti dan libur dalam kaitannya dengan peringatan Maulid Nabi tetap dilaksanakan, jadi tidak ada perubahan," kata Muhadjir seusai mengikuti rapat terbatas.

Baca juga: 8 Tips Berlibur ke Anambas yang Wajib Diketahui Para Traveller

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Rabu 14 Oktober 2020, Capricorn Liburan, Scorpio Marah, Leo Utamakan Kesehatan

Adapun Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada 29 Oktober.

Sementara tanggal 31 Oktober dan 1 November merupakan hari Sabtu dan Ahad.

Baca juga: Liburan Bareng Gempi di Bali, Gisel Tagih Foto-fotonya ke Gading Marten: Mana yang Mukanya Sama

Dengan keputusan ini, akan ada libur panjang akhir pekan selama lima hari, yakni pada 28 Oktober sampai 1 November.

Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

Pemerintah pun menyadari bahwa libur panjang ini berpotensi membuat masyarakat ramai-ramai pergi ke tempat wisata, sehingga bisa meningkatkan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok 5 September 2020, Scorpio Kekasih Menjauh, Libra Liburan Ama Doi

Baca juga: Pemain PSG Neymar, Di Maria, Mauro Icardi, Marquinhos, Keylor Navas Positif Covid-19 Setelah Liburan

Namun, menurut Muhadjir, Presiden Jokowi sudah meminta jajarannya untuk mengantisipasi hal ini.

"Karena masih berkaitan dengan upaya kita untuk menanggulangi wabah Covid-19, Bapak Presiden menyampaikan supaya kegiatan libur dan cuti bersama ini jangan menjadi faktor menaiknya angka kasus dan peningkatan masalah Covid-19," kata dia.

Baca juga: Tarif Mulai Rp 650 Ribu, Intip Daftar 5 Villa di Batam yang Cocok untuk Liburan Rombongan

Menurut Muhadjir, Presiden Jokowi sudah meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

Ilustrasi seorang traveler yang sedang liburan
Ilustrasi seorang traveler yang sedang liburan (Fluent in 3 months)

Salah satunya untuk mengantisipasi kerumunan di tempat wisata.

Tito juga mengimbau agar masyarakat di zona merah untuk menahan diri untuk pulang kampung.

Adapun saat membuka rapat terbatas tadi, Jokowi mengingatkan soal libur panjang sebelumnya yang berkontribusi pada kenaikan kasus Covid-19.

Baca juga: Ingin Liburan Asyik? Catat! Resort di Meksiko Tawarkan Liburan Gratis Selama 20 Tahun, Tertarik?

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved