Selasa, 9 Juni 2026

Pemerintah India Prediksi Setengah dari Warganya Akan Terinfeksi Covid-19 di Februari

Setidaknya setengah dari 1,3 miliar orang India kemungkinan akan terinfeksi virus Corona pada Februari mendatang. Ini proyeksi dari pemerintah India.

Tayang: | Diperbarui:
AFP
INDIA - Setengah dari populasi India mungkin akan terkena Covid-19 pada Februari, berdasarkan perkiraan panel pemerintah. 

Shashank Tripathi, dari Pusat Penelitian Penyakit Menular di Institut Sains India di Bengaluru, mengakui mungkin ada masalah dengan data tersebut meskipun populasi muda India mungkin membantu menjelaskan tingkat kematian yang lebih rendah.

"Di India, bahkan tanpa pandemi, semua kematian tidak tercatat dengan benar," kata Tripathi.

"Saya tidak terlalu yakin bahwa angka kematian mencerminkan angka yang tepat, meskipun demografi yang lebih muda telah memberi kami beberapa keuntungan."

Perwakilan kementerian kesehatan dan Dewan Riset Medis India tidak segera menanggapi panggilan telepon atau email untuk memberikan komentar.

Pakar kesehatan mengatakan mungkin ada kekebalan yang lebih besar di India karena tingginya insiden penyakit menular seperti tuberkulosis. Hampir 1.200 orang di India meninggal karena TB setiap hari, kira-kira sama dengan kematian akibat Covid-19.

Kamakshi Bhate, profesor emeritus pengobatan komunitas di Rumah Sakit King Edward Memorial di Mumbai, mengatakan dia tidak berharap jumlah kematian di India melonjak secara dramatis bahkan ketika virus menyebar ke kelompok populasi yang padat dan di seluruh pedesaan.

"Orang-orang mengharapkan bahwa seluruh permukiman kumuh akan musnah, tetapi tidak terjadi seperti itu. Kami memiliki perlawanan kami sendiri," katanya.

PM India Berjanji Produksi Vaksin Covid-19 Tersedia Secara Global, Modi: Bantu Semua Manusia

 Perdana Menteri India Narendra Modi berjanji bahwa kapasitas produksi vaksin negaranya akan tersedia secara global untuk melawan krisis Covid-19.

Hal ini disampaikan Modi dalam pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB) pada Sabtu (26/9/2020).

"Sebagai negara penghasil vaksin terbesar di dunia, saya ingin memberikan satu jaminan lagi kepada komunitas global saat ini," kata Modi dalam pidato yang direkam sebelumnya kepada Majelis Umum PBB.

"Kapasitas produksi dan pengiriman vaksin India akan digunakan untuk membantu semua umat manusia dalam memerangi krisis ini." tambahnya.

Modi mengatakan India bergerak maju dengan uji klinis Fase 3.

Uji coba skala besar yang dianggap sebagai standar emas untuk menentukan keamanan dan kemanjuran.

Diharapkan akan membantu semua negara meningkatkan rantai dingin dan kapasitas penyimpanan untuk pengiriman vaksin.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved