Selasa, 9 Juni 2026

PILKADA BATAM

Belum Mencapai Target, Bawaslu Batam Perpanjang Pendaftaran PTPS di Pilkada Batam

Rencananya, Bawaslu Batam menempatkan dua PTPS dalam satu TPS di Pilkada Batam. Ada 2.175 TPS di Pilwako Batam ini.

Tayang:
TRIBUNBATAM/DEWANGGA RS
BAWASLU BATAM - Komisioner Bawaslu Batam, Mangihut. Pihaknya memperpanjang masa pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) hingga Kamis (22/10/2020). 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perekrutan calon Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di kota Batam belum memenuhi target.

Komisioner Bawaslu Batam, Mangihut Rajagukguk mengatakan Bawaslu Batam membutuhkan 4350 orang untuk mengawasi 2.175 TPS di Pilkada Batam.

Mangihut mengatakan sejauh ini progres perekrutan untuk tenaga pengawas di TPS pada 9 Desember 2020 baru mencapai 54 persen.

Karena belum mencapai target, pihaknya memperpanjang perekrutan PTPS hingga Senin (26/10).

"Rencananya dua orang satu TPS, ini antisipasi jika ada petugas yang reaktif. Saat ini belum mencapai target, sehingga pendaftaran kami perpanjang," ucapnya, Kamis (22/10/2020).

PILKADA BATAM - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid nomor urut 1, sedangkan Rudi-Amsakar Achmad nomor urut 2 dalam kontestasi Pilkada Batam 2020.
PILKADA BATAM - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid nomor urut 1, sedangkan Rudi-Amsakar Achmad nomor urut 2 dalam kontestasi Pilkada Batam 2020. (TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO DA NUGROHO)

Mangihut mengatakan sejauh ini pihaknya terus melakukan sosialisasi yang melibatkan camat , lurah hingga RT dan RW untuk perekrutan PTPS.

Sedangakan untuk antisipasi seperti menggandeng lembaga pendidikan tinggi, pihaknya terbentur syarat umur minimal 25 tahun.

"Kami tidak bisa seperti KPU menggandeng kampus, karena PTPS minimal 25 tahun sedangkan mahasiswa di kampus rata rata di bawah 25 tahun," ungkapnya.

KPU Batam Gandeng Lembaga Pendidikan Rekrut KPPS

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam masih kekurangan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebanyak 4.246 orang untuk Pilkada Serentak 2020 mendatang.

Sementara upaya untuk merekrut calon anggota KPPS sudah dibuka masa perpanjangan pendaftaran hingga dua gelombang.

Untuk memenuhi kuota jumlah KPPS itu, KPU kini menggandeng lembaga pendidikan tinggi.

"Jangan sampai juga tak memenuhi. Kita minta adek-adek mahasiswa agar berminat untuk menjadi KPPS, sehingga lengkap jumlah KPPS yang dibutuhkan," ujar Ketua KPU Batam, Herrigen Agusti, Kamis (22/10/2020).

Herrigen menyebut ada keuntungan yang didapat seorang mahasiswa jika terlibat langsung menjadi KPPS.

"Tentunya miliki pengalaman langsung karena terlibat dalam pemungutan suara, dapat SK langsung dari KPU dan pastinya akan terima honor sebesar Rp 850.000," ujarnya.

Herrigen melanjutkan, honorer KPPS tahun ini berbeda dari Pileg sebelumnya, kini ada penambahan. Jadi setiap KPPS kerja di hari H hanya satu hari akan mendapat honor sebanyak Rp 850.000 bagi angggota KPPS. Kalau untuk ketua KPPS Rp 900.000.

Baca juga: Pilkada Batam saat Pandemi Covid-19, KPU Siapkan Bilik Khusus, Cegah Klaster Baru Corona

Baca juga: Dinkes Batam dan KPU Bahas Teknis Rapid Test Bagi Petugas KPPS saat Pilkada Batam

RAPAT PLENO TERBUKA - Rapat pleno terbuka KPU Batam untuk menetapkan DPSHP dan DPT untuk Pilkada Batam, Kamis (15/10/2020).
RAPAT PLENO TERBUKA - Rapat pleno terbuka KPU Batam untuk menetapkan DPSHP dan DPT untuk Pilkada Batam, Kamis (15/10/2020). (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

"Kita harap ada animo kawan-kawan mahasiswa agar terlibat menjadi anggota KPPS," kata Herrigen.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan beberapa kampus di Batam untuk memenuhi kuota KPPS.

"Kita sudah koordinasi dengan lembaga pendidikan, Unrika, UIB, Politeknik Batam dan Ibnu Sina untuk mengirimkan mahasiswa perwakilan dari kampus masing-masing," ujarnya.

Dari jumlah total pendaftar dengan kebutuhan petugas KPPS saat ini, KPU kekurangan 4.246 orang petugas lagi.

Sebelumnya, upaya untuk merekrut petugas KPPS, KPU telah membuka pendaftaran hingga dua gelombang.

Gelombang pertama KPU hanya menerima berkas 10.000 orang pendaftar dan gelombang kedua 5.329 orang.

Jadi total yang mendaftar baru berjumlah 15.329 orang. Jumlah itu, jauh dari total kuota yang dibutuhkan sebanyak 19.575 orang KPPS.(TRIBUNBATAM.id/Alamudin/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved