Breaking News:

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram, Ahli: Kerakusan Mau Perkaya Diri Lewat Cara Jahat

Adapun oknum perwira IZ (55) diketahui menjadi kurir sabu seberat 16 kilogram.

Editor: Anne Maria
Dok istimewa
Detik-detik penangkapan oknum perwira polisi dan seorang rekan sesama kurir sabu di Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (23/10/2020) malam sekitar pukul 19.00 WIB. 

Editor: Anne Maria

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Institusi Polri kembali menjadi sorotan.

Hal itu tak lama setelah kasus oknum perwira polisi menjadi kurir narkoba.

Sebelumnya Polri juga dihebohkan dengan kasus LGBT yang menyeret oknum perwira polisi juga.

Adapun oknum perwira IZ (55) diketahui menjadi kurir sabu seberat 16 kilogram.

Ahli psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel ikut memberikan pandangannya terkait kasus tersebut.

Ia menduga motif dibalik kasus ini semata-mata adalah ekonomi.

Baca juga: JANGAN LUPA! Hari Ini Polisi Mulai Gelar Operasi Zebra, Cek Dulu Kelengkapan Berkendara

Baca juga: Arti Lambang Polisi Rastra Sewakottama, Perisai Bermakna Pelindung Rakyat dan Negara

"Kerakusan, keinginan memperkaya diri sendiri lewat cara jahat. Tapi kalau penyalahgunaan, tetap saja tidak bisa dibenarkan dan pelakunya harus dihukum," ujar Reza kepada Tribunnews, Senin (26/10/2020).

Reza mengungkap, dalam sisi psikologis yang sudah banyak diungkap lewat studi, yakni bekerja sebagai polisi sama artinya dengan menggeluti bidang yang amat berat.

Reza Indra Giri Amel
 Ahli psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel (TRIBUNNEWS/Istimewa)

"Apalagi reskrim. Tuntutan organisasi, beban kasus, tekanan masyarakat, intervensi politik, kejahatan yang semakin kompleks, masalah pribadi. Tapi stamina terbatas," lanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved