Breaking News:

Anies Sempat Minta Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW Dikaji Ulang, Khawatir Penularan Covid-19

Anies yang khawatir libur panjang membuat naiknya penularan Covid-19, sempat meminta pemerintah pusah mengevaluasi penetapan cuti bersama

Tribun Timur / Rasni Gani
Kolase foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

Anies Sempat Minta Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW Dikaji Ulang, Khawatir Penularan Covid-19

TRIBUNBATAM.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tunduk dengan keputusan pemerintah pusat yang menetapkan jadwal cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Seperti diketahui akan ada libur panjang lima hari, yaitu pada 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Baca juga: PNS Batam Bakal Cuti Bersama, Disdukcapil Tutup Sementara Layanan Secara Manual 

Baca juga: Selama PNS Cuti Bersama 4 Hari, Bagaimana Pelayanan Medis di Batam? Berikut Penjelasan Kadinkes

Hal itu dikerenakan pemerintah memutuskan menjadikan 28 Oktober dan 30 Oktober 2020 sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Horeee! Minggu Depan Libur Panjang Cuti Bersama Selama Lima Hari

Ilustrasi curi bersama
Ilustrasi curi bersama (Istimewa)

Anies yang khawatir libur panjang membuat naiknya penularan Covid-19, sempat meminta pemerintah pusah mengevaluasi penetapan cuti bersama.

Baca juga: Muhammad Rudi Cuti Pilkada, Kemenko Tunjuk Purwiyanto jadi Plh Kepala BP Batam

Baca juga: Rudi Cuti, Inilah Sejarah dan Daftar Lengkap Kepala BP Batam dari Masa ke Masa, Siapa Saja?

"Sebetulnya tiga minggu yang lalu kita sudah menganjurkan dalam rapat pertemuan dengan gugus (tugas percepatan penanganan Covid).

Coba dipertimbangkan soal liburnya, libur panjangnya," kata Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2020).

Baca juga: UMK Dihapus hingga Cuti Dihilangkan, Inilah Daftar 7 Hoaks UU Cipta Kerja yang Dibantah Jokowi

Oleh sebab itu, Pemprov DKI hanya bisa mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur panjang dengan memastikan ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU di 98 rumah sakit rujukan.

"Pemerintah pusat sudah memutuskan tetap jalan libur panjangnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Ya sudah, keputusan pemerintah pusat itu, sekarang kita jalani antisipasi semua side effect-nya," ujar Anies.

"Antisipasi itu artinya kita harus siap jumlah tempat tidur, kemudian kegiatan testing dan tracing karena pengalaman masa libur panjang sesudahnya suka ada lonjakan (kasus Covid-19)," lanjut dia.

Baca juga: Inilah Dasar Hukum Muhammad Rudi Tak Cuti dari BP Batam di Masa Kampanye Pilkada

Baca juga: 26 Menteri Jokowi di Resort Bintan dan Telatnya Persetujuan Surat Cuti Rudi Sebagai Kepala BP Batam

Sebelumnya, Anies memutuskan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi selama dua pekan mulai 26 Oktober hingga 8 November 2020.

Perpanjangan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1020 Tahun 2020.

Baca juga: Kepala BP Batam Rudi Cuti Ikut Pilkada Batam, Menko Perekonomian Tunjuk Purwiyanto Jadi Plh

Adapun hingga Ahad (25/10/2020) kemarin, jumlah kasus akumulatif Covid-19 sejak Maret adalah 100.991.

Ilustrasi virus corona di Indonesia
Ilustrasi virus corona di Indonesia (kompas.com)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved