Kamis, 28 Mei 2026

BATAM TERKINI

Harga Tiket Pesawat di Hang Nadim Batam saat Cuti Bersama 2020 dan Libur Maulid Nabi Muhammad

Harga tiket pesawat turun saat liburan panjang cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, cek penerbangan dari Hang Nadim Batam

Tayang:
TribunBatam.id/Alamudin
Antrean calon penumpang menuju konter check in Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (6/9/2020). 

Editor: Agus Tri Harsanto

TRIBUNBATAM.id, BATAM  - Libur panjang 2020 telah tiba, pemerintah menetapkan Cuti Bersama pada 28 Oktober 2020 dan 30 Oktober 2020.

Sementara 29 Oktober 2020 merupakan hari libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bila ingin memanfaatkan libur panjang dengan liburan ke luar kota, ada baiknya tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kabar baiknya, pemerintah menanggung Passenger Service Charge di 13 bandara Indonesia mulai 23 Oktober hingga 31 Desember 2020.

Aturan itu hanya berlaku di 13 bandara di tanah air, termasuk Hang Nadim Batam.

Kebijakan baru membuat harga tiket pesawat turun. 

tribunnews
Suasana Check-in Counter maskapai Garuda Indonesia di Bandara Hang Nadim Batam, sebelum penerbangan dari Batam menuju Jakarta dilakukan, Rabu (6/5/2020). (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA)

Kebijakan itu disambut baik oleh empat maskapai penerbangan di Indonesia, yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air Group dan Sriwijaya Air.

Empat maskapai penerbangan tersebut resmi menurunkan tarif tiket pesawat dikarenakan airport tax yang kini ditanggung pemerintah.

Harga Tiket Pesawat dari Batam pada 28 Oktober 2020

1. Batam - Jakarta

a. Lion Air : Rp 678.000 - Rp 880.600

b. Garuda Indonesia: Rp 1589.000

2. Batam - Medan

a. Lion Air: Rp 743.300

b. Garuda Indonesia : Rp 1.020.300

3. Batam - Padang

a. Lion Air : Rp 866.300

4. Batam - Surabaya

a. Lion Air : Rp 1.000.500

Harga Tiket Pesawat dari Batam pada 29 Oktober 2020

1. Batam - Jakarta

a. Lion Air : Rp 544.000

b. Batik Air: Rp 717.400

c. Citilin: Rp 746.400

c. Garuda Indonesia: Rp 1.113.800

2. Batam - Medan

a. Lion Air: Rp 427.400

b. Citilink: Rp 579.200

b. Garuda Indonesia : Rp 936.200

3. Batam - Padang

a. Lion Air : Rp 479.100

b. Citilink: Rp 639.700

4. Batam - Surabaya

a. Lion Air : Rp 751.900

Akan update penerbangan hari berikutnya

Sepakat Turunkan Tarif

1. Garuda Indonesia

tribunnews
Ilustrasi pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia. (SHUTTERSTOCK/LEONY EKA PRAKASA) (kompas.comhttp://batam.tribunnews.com/cms/index.php/record/add)

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyambut baik kebijakan stimulus subsidi penerbangan PJP2U.

Pihaknya mengaku siap menerapkan peniadaan tarif PSC pada komponen tarif tiket pesawat terhitung mulai 23 Oktober hingga 31 Desember 2020.

"Hadirnya stimulus PJP2U ini tentunya menjadi langkah signifikan yang kami harapkan dapat mendukung upaya pemulihan kinerja maskapai penerbangan," kata Irfan, Senin (26/10/2020).

Ia melanjutkan, hal itu khususnya guna meningkatkan minat masyarakat untuk kembali menggunakan layanan transportasi udara.

Akan tetapi, untuk maskapai Garuda Indonesia, kebijakan tersebut hanya berlaku pada 10 bandara yang dilayani Garuda Indonesia dari 13 bandara yang telah ditetapkan pemerintah.

Adapun 10 bandara itu yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Hang Nadim, Bandara Kualanamu, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Yogyakarta dan Bandara Halim Perdanakusuma.

Kemudian, ada Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Jenderal Ahmad Yani, Bandara Sam Ratulangi, dan Bandara Komodo Labuan Bajo.

2. Citilink

tribunnews
Maskapai Citilink (Tribun Batam/Istimewa)

Senada dengan Garuda Indonesia, maskapai penerbangan Citilink juga mengikuti kebijakan pemerintah dan menurunkan harga tiket pesawat sebesar 10-15 persen.

Periode tarif tiket terjangkau ini berlaku mulai 23 Oktober hingga 31 Desember 2020.

Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Citilink memberlakukan kebijakan tersebut pada 13 bandara yang telah ditetapkan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Citilink Juliandra dalam keterangan rilisnya di Cengkareng, Jumat (23/10/2020).

Ia menyambut baik dan mengapresiasi program dari Kemenhub itu.

"Seiring dengan program baik pemerintah ini, kami berkomitmen untuk mendukung secara penuh dalam menerapkan program stimulus ini, sehingga dapat mendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman," kata Juliandra.

Program ini juga dinilai dia memberikan dampak positif bagi berbagai sektor terkait, seperti pariwisata dan ekonomi kreatif.

3. Lion Air Group

tribunnews
Pesawat Lion Air B737 (BOEING/Paul C Gordon)

Perusahaan maskapai penerbangan Lion Air Group juga mengaku siap menurunkan tiket pesawat mulai 23 Oktober 2020 hingga 31 Desember 2020.

Hal ini menyusul adanya kebijakan pemerintah terkait stimulus subsidi tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) di 13 bandara Indonesia.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pihaknya akan mengikuti dan menyesuaikan tarif di 13 bandara yang telah ditetapkan pemerintah.

"Secara mekanisme, Lion Air Group akan mengikuti dan sesuai 13 bandar udara yang telah ditentukan, seperti Medan, Batam, Jakarta, Banyuwangi, Jogja, Labuan Bajo dan lainnya," kata Danang saat dihubungi Kompas.com, Senin (26/10/2020).

Ia berharap adanya kebijakan airport tax ditanggung pemerintah dapat meningkatkan tren masyarakat menggunakan pesawat.

"Harapannya agar tren dan pertumbuhan penumpang pesawat udara membaik atau naik.

PSC adalah beban atau biaya yang dibayar oleh penumpang kepada pengelola bandar udara," kata dia.

4. Sriwijaya Air

tribunnews
Pesawat Sriwijaya Air (istimewa)

Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena dalam keterangan rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (23/10/2020) mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan tersebut.

Mulai 23 Oktober hingga 31 Desember 2020, Sriwijaya Air juga telah menyesuaikan tarif tiket terbaru yang bisa dilihat di situs resmi www.sriwijayaair.co.id.

"Tentu saja Sriwijaya Air Group akan mendukung penuh kebijakan ini, dan bersinergi bersama pemerintah guna membangkitkan kembali gairah masyarakat untuk bepergian lagi dengan pesawat terbang," kata Jefferson.

Sriwijaya Air juga memberlakukan tarif baru tersebut di 13 bandara yang ditetapkan pemerintah.

Para calon penumpang bisa juga datang langsung ke Kantor Pemasaran Sriwijaya Air Group terdekat untuk mengetahui informasi harga tiket terbaru yang sudah bebas biaya airport tax.

(*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved