Senin, 27 April 2026

TERJEMAHAN LAGU JAWA

Arti Lagu Banyu Langit Didi Kempot, Mengaduk-aduk Perasaan yang Patah Hati

Didi Kempot berhasil mengaduk-aduk perasaan penggemarnya melalui lagu Banyu Langit. Inilah arti lagu Banyu Langit

youtube/Dasa Entertaiment
Didi Kempot 

TRIBUNBATAM.id - Didi Kempot berhasil mengaduk-aduk perasaan penggemarnya melalui lagu Banyu Langit

Lagu Banyu Langit berkisah tentang kesedihan dan rindu yang mendalam.

Lagu Banyu Langit Didi Kempot bergenre campur sari dan dinyanyikan dalam bahasa Jawa.

TRIBUNBATAM.id mengartikan lirik lagu Banyu Langit.

Baca juga: Terjemahan Lagu Didi Kempot Stasiun Balapan, Momen Kenangan Melepas Kepergian Kekasih

Baca juga: Terjemahan Lagu Didi Kempot Sewu Kuto, Berkisah Kesedihan Ditinggal Pergi Kekasih

Banyu Langit

Sworo angin, Angin sing ngreridu ati

(Suara angin, angin yang menggoda hati)

Ngelingake sliramu sing tak tresnani

(Mengingatkan dirimu yang aku cintai)

Pengen nangis, Ngetokke eluh neng pipi

(Ingin menangis, keluarkan air mata di pipi)

Suwe ra weruh, Senajan mung ono ngimpi

(Lama tidak berjumpa, meski hanya dalam mimpi)

Ngalemo, Ngalem neng dadaku

(Bersandarlah, bersandarlah di dadaku)

Tambanono roso kangen neng atiku

(Obatilah rasa kangen di hatiku)

Ngalemo, Ngalemo neng aku

(Bersandarlah, bersandar padaku)

Ben ra adem kesiram udaning dalu

(Agar tidak kedinginan terkena hujan di malam hari)

Banyu langit, Sing ono nduwur kayangan

(Hujan, yang ada di atas kayangan)

Watu gedhe, Kalingan mendunge udan

(Batu besar, menutup mendungnya hujan)

Telesono, Atine wong sing kasmaran

(Basahilah hatinya orang yang kasmaran)

Setyo janji, Seprene tansah kelingan

(Memegang janji sampai sekarang masih teringat)

Ademe gunung merapi purba

(Dingginnya gunung merapi purba)

Melu krungu swaramu ngomongke opo

(Ikut mendengar suaramu sedang bicara apa)

Ademe gunung merapi purba

(Dinginnya Gunung Merapi Purba)

Sing neng langgran Wonosari Yogjokarto

(Yang berada di rumah Wonosari Yogyakarta)

Janjine lungane ra nganti suwe suwe

(Janjinya pergi tidak lama-lama)

Pamit esuk lungane ra nganti sore

(Pamit pergi pagi pulang tidak sampai sore)

Janjine lungo ra nganti semene suwene

(Janjinya pergi tidak lama seperti ini)

Nganti kapan tak enteni sak tekane

(Sampai kapanpun kutunggu datangnya)

Udan gerimis, Telesono klambi iki

(Hujan gerimis, basahilah baju ini)

Jroning dodo Ben ra garing ngekep janji

(Di dalam dada agar tidak kering memegang janji)

Ora lamis…

(Bukan hanya di bibir saja)

Baca juga: Terjemahan Lagu Suket Teki Didi Kempot, Kisah Kekecewaan Kepada Orang yang Dicintai

Baca juga: Terjemahan Lirik Lagu Layang Kangen Didi Kempot, Seandainya Tanganku Menjadi Sayap

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved