Breaking News:

Bakamla Sergap Kapal Vietnam Curi Ikan di Laut Natuna Utara, Aksi Kapal Buatan Batam

Bakamla menyergap kapal Vietnam yang mencuri ikan di Perairan Natuna Utara, Jumat (30/10/2020).

ISTIMEWA
Bakamla RI kembali menangkap kapal ikan asing asal Vietnam di perairan Indonesia, Jumat (30/10/2020) pagi. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bakamla menyergap kapal Vietnam yang mencuri ikan di Perairan Natuna Utara, Jumat (30/10/2020). 

Dua kapal Vietnam disergap saat mencuri ikan tepat di sisi sebelah dalam dari wilayah overlapping claim dengan Vietnam.

Penangkapan itu dilakukan saat gelar Operasi Cegah Tangkal 2020 oleh kapal Coast Guard KN Pulau Nipah 321 melaksanakan patroli di Barat Laut Kepulauan Anambas.

KN Pulau Nipah-321 merupakan kapal buatan Batam dan diluncurkan PT Citra Shipyard, Tanjunguncang, Jumat (18/10/2019).

Adapun 3 unit kapal negara yang diluncurkan tersebut, yakni Kapal Pulau Nipah 321, Kapal Pulau Dana 323, Kapal Marore 322.

Baca juga: Nekat Curi Ikan di Laut Natuna, Dua Kapal Vietnam Ditangkap Bakamlah RI

Dalam realese yang dikirimkan Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita, Komandan KN Pulau Nipah 321 Letkol Bakamla Anto Hartanto mengatakan penangkapan dua kapal nelayan asing itu sekitar pukul 14.48 WIB pihaknya mendeteksi kontak radar di sektor depan dengan jarak 7.2 NM yang diduga kapal ikan asing. 

Menyikapi itu ia memerintahkan menambah kecepatan dan mengubah haluan menuju sasaran.

Pada jarak sekitar 1000 yard dengan menggunakan teropong terlihat visual kapal ikan sedang melaksanakan penangkapan ikan.

Pada saat yang bersamaan kapal ikan tersebut tampak memutus jaring yang telah ditebar di perairan sekitarnya.

Sempat berusaha melarikan diri, akhirnya kapal ikan Vietnam dengan nomor lambung TG 9583 TS tersebut menyerah dan dapat diperiksa serta dilakukan penggeledahan.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, kapal tersebut membawa 20 orang anak buah kapal (ABK), dan palkanya terisi setengah dengan jenis ikan campuran.

Tidak sampai berselang satu jam kemudian, KN Pulau Nipah - 321 juga berhasil mengamankan kapal ikan Vietnam lainnya dengan nomor lambung TG 9489 TS.

Sama halnya dengan KIA Vietnam yang ditangkap sebelumnya, kapal ini juga memuat sejumlah hasil tangkapan ikan campur dan membawa 5 orang ABK.

Perwira Pelaksana Harian (Palakhar) Operasi Cegah Tangkal yang juga Direktur Operasi Laut Bakamla, Laksma Bakamla Suwito telah berkordinasi dengan pihak Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam untuk proses penyidikan lebih lanjut terhadap kedua kapal ikan asing tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, kedua KIA Vietnam tersebut sedang dikawal menuju ke Batam oleh KN Nipah 321

Berdasarkan data Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, terdapat 31 kasus pencurian yang dilakukan kapal ikan asing sejak Juni-Oktober 2020 di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau.

Dari total kapal yang berhasil diamankan, 21 di antaranya merupakan kapal berbendera Vietnam.

Seluruh kapal diamankan oleh kapal pengawas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Bakamla, dan TNI AL.

(Tribunbatam.id/Beres Lumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved