Breaking News:

BESOK Senin 2 November, Serikat Buruh Gelar Demo Besar-besaran di Depan MK

Ribuan buruh akan kembali melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran, pada Senin (2/11) mendatang.

Editor: Danang Setiawan
TRIBUNBATAM.id/KOLASE
Ribuan buruh akan kembali melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran, pada Senin (2/11) mendatang. 

Editor Danang Setiawan

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Serikat atau aliansi buruh akan kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja.

Berbeda dari aksi-aksi sebelumnya, aksi unjuk rasa ini akan digelar di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) secara serentak di sejumlah daerah.

Ribuan buruh akan kembali melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran, pada Senin (2/11) mendatang.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea akan memimpin langsung aksi tersebut bersama Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

Baca juga: FSPMI Bintan Bakal Demo Besar-besaran, Tolak Edaran Kemenaker Soal UMK dan UU Cipta Kerja

Baca juga: FSPMI Bintan Merasa Dibohongi Komisi I DPRD Bintan, Bakal Berunjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja

Aksi ini bakal dipusatkan di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Andi Gani menyebut aksi itu sekaligus menyampaikan surat mandat buruh menggugat ke MK sebagai langkah konstitusional.

"Menjadi pilihan kami mengajukan judicial review ke MK untuk memperjuangkan nasib buruh yang terdegradasi karena UU Cipta Kerja," ujar Andi Gani, kepada wartawan, Sabtu (31/10/2020).

Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melakukan aksi demonstrasi menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja di depan gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/7/2020).
Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melakukan aksi demonstrasi menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja di depan gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/7/2020). (Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono)

Andi Gani menilai pilihan buruh untuk berjuang di MK diyakini masih bisa membuahkan hasil.

Menurutnya, langkah aksi unjuk rasa ke MK juga akan diikuti oleh aksi buruh di masing-masing daerah.

"Kami masih yakin keadilan masih tegak di MK dan kami berharap majelis hakim MK bisa melihat secara jernih masalah UU Cipta Kerja yang sangat merugikan masa depan buruh Indonesia," kata Andi Gani.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 2 November, Andi Gani-Said Iqbal Duet Pimpin Aksi Unjuk Rasa Besar-besaran di Depan MK

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved