Breaking News:

New York Merombak Kebijakan Covid-19 Untuk Pelancong, Wajib Karantina Selama 3 Hari

Sebagian besar orang yang tiba di negara bagian New York harus dikarantina setidaknya selama tiga hari penuh sebelum melakukan tes virus Corona.

Penulis: | Editor:
AFP
VIRUS CORONA - Negara bagian New York merombak aturan Covid-19 untuk pelancong. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, NEW YORK - Sebagian besar orang yang tiba di negara bagian New York harus dikarantina setidaknya selama tiga hari penuh sebelum melakukan tes virus Corona.

Gubernur Andrew Cuomo mengumumkan kebijakan ini saat ia merombak salah satu rezim karantina paling ketat untuk pelancong di Amerika Serikat.

Jika hasil tes negatif, pelancong dapat meninggalkan karantina.

Persyaratan tersebut, yang berlaku mulia Rabu, tidak akan berlaku bagi penduduk negara bagian "berdekatan", kata Cuomo kepada wartawan Sabtu (31/10/2020).

Akan ada persyaratan berbeda bagi warga New York yang meninggalkan negara bagian itu kurang dari 24 jam.

Dia menyebut Connecticut, Pennsylvania, dan New Jersey sebagai contoh negara bagian yang berdekatan, rumah bagi banyak penumpang ke New York City.

Baca juga: 1.000 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima, Begini Dahsyatnya Ledakan Bom Hidrogen Amerika Serikat

Tetapi tidak jelas apakah tetangganya Vermont dan Massachusetts juga akan dibebaskan dari rezim baru.

Kantornya tidak menjawab pertanyaan yang meminta klarifikasi pada hari Sabtu.

Orang juga akan diminta untuk mengikuti tes yang hasilnya negatif dalam tiga hari sebelum menuju ke New York, kata gubernur.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved