Sabtu, 18 April 2026

Baru 3 Bulan Jabat Dandim Letkol Dwison Evianto Lengser, Massa Tak Terima Langsung Datangi Kodim

Letkol TNI Dwison Evianto yang baru menjabat sekira 3 bulan sebagai Dandim 0736 Batang, Jawa Tengah dicopot dari jabatannya

Dok.Ist via Kompas TV
Letkol Dwison Evianto. Ia dicopot dari jabatan Dandim 0736 Batang, Jawa Tengah setelah menjabat sekira tiga bulan 

Baru 3 Bulan Jabat Dandim Letkol Dwison Evianto Lengser, Massa Tak Terima Langsung Datangi Kodim

TRIBUNBATAM.ID - Letkol TNI Dwison Evianto yang baru menjabat sekira 3 bulan sebagai Dandim 0736 Batang, Jawa Tengah dicopot dari jabatannya.

Adapun surat pencopotan Letkol Dwison sebagai Komandan Kodim telah turun, dan ia ditarik ke Kodam untuk menempati Perwira Menengah ( Pamen ).

Baca juga: Debat Panas dengan Dandim, Eks Danjen Kopassus Beri Pesan Menohok untuk Gatot Nurmantyo

Baca juga: Fakta Baru Sosok Dandim Jakarta Selatan yang Berani Cegat Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Menanggapi pencopotannya, Letkol Dwison Evianto mengaku lapang dada.

Dandim Batang Letkol Dwison Evianto
Dandim Batang Letkol Dwison Evianto (Dok.Ist)

Saat dikonfirmasi ia menjelaskan sangat berterima kasih kepada masyarakat Batang atas dukungannya.

"Namun Surat Keputusan (Sukep) yang telah dikeluarkan menjadi perintah, dan sebagai prajurit saya wajib melaksanakan, serta tidak bisa menawar lagi," kata Dwison.

Baca juga: Mantan Dandim 0316 Batam Jadi Jendral, Kini Jabat Korem 162/WB

Baca juga: Detik-detik Adu Mulut Jenderal Gatot Nurmantyo dengan Dandim Jaksel di TMP Kalibata

Dwison mengaku akan mematuhi prosedur sesuai arahan dari pimpinan yang disampaikan lewat surat keputusan.

"Jika masyarakat Batang ada yang ingin menyampaikan aspirasi, bisa menyampaikan secara langsung ke atasan kami," kata Dwison.

Baca juga: Siapa Dandim dan Kapolres yang Bikin Heboh di Acara Jenderal Gatot Nurmayanto di TMP Kalibata

Letkol Dwison juga menjelaskan, kabar terkait pencemaran nama baiknya sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

"Kami sudah melaporkan hal itu, nantinya menunggu tindak lanjut dari pihak berwajib," kata Dwison.

Sementara itu pencopotan Letkol Dwison sebagai Dandim Batang lantas direspons dengan aksi unjuk rasa oleh masyarakat Batang, Jawa Tengah.

Baca juga: KABAR TERBARU Istri Kolonel Hendi, Eks Dandim Kendari yang Nyinyiri Wiranto, Kasus Dihentikan?

Mereka tak terima pencopotan itu karena dinilai sepihak.

Massa yang berasal dari berbagai organisasi itu lantas menggeruduk Kodim 0736 Batang.

Baca juga: TNI Siap Amankan Pilkada di Kepri, Ini Kata Dandim 0315/ Bintan

Mereka membawa serta sejumlah poster dan spanduk yang berisi tulisan dukungan untuk Letkol Dwison.

Selain itu massa juga sempat melakukan salat berjemaah di tengah-tengah aksi.

Ilustrasi Komandan Kodim Jakarta Selatan, Kolonel Inf Ucu Yustia sempat terlibat adu mulut dengan Jenderal Gatot Nurmantyo di TMP Kalibata, Rabu (30/9/2020).
Ilustrasi Komandan Kodim Jakarta Selatan, Kolonel Inf Ucu Yustia sempat terlibat adu mulut dengan Jenderal Gatot Nurmantyo di TMP Kalibata, Rabu (30/9/2020). (Wartakotalive)

Dalam aksinya kali ini, mereka menuntut agar Dandim 0736 Batang, Letkol Dwison Evianto, bisa tetap bertahan dengan jabatan sebelumnya.

Beberapa perwakilan massa menjelaskan aksi demo itu dilakukan secara spontan karena diduga ada kejanggalan dalam pencopatan Letkol Dwison.

Baca juga: Sempat Dinyatakan Hilang, Dandim 1011 Kuala Kapuas Ditemukan Tewas Dalam Musibah Kapal Terbalik

Selain tokoh masyarakat, ormas, dan pengusaha, perwakilan olahraga beladiri juga bergabung dalam aksi tersebut.

Sekertaris Daerah FPI DPD Jateng, Amir Hamzah, mengatakan massa tak terima karena pencopatan jabatan dilakukan secara mendadak.

Baca juga: Sempat Dinyatakan Hilang, Dandim 1011 Kuala Kapuas Ditemukan Tewas Dalam Musibah Kapal Terbalik

"Dandim merupakan putra daerah Batang, dan diberi kesempatan memajukan Batang.

Namun kenapa dicopot tanpa kejelasan," kata Amir pada Kamis (5/11/2020).

Amir menduga, ada konspirasi jahat dalam pencopatan Dandim 0736 itu.

Ia pun menegaskan aksi unjuk rasa yang dilakulannya tidak ada unsur politik.

Ilustrasi anggota TNI
Ilustrasi anggota TNI (IST via Tribun Banyumas)

"Dandim juga rekan kami sekolah, kami yakin ada konspirasi jahat, dan hal ini harus dilawan," ujarnya.

Ia bersama massa menuntut ada kejelasan dan alasan pencopatan jabatan Dandim.

"Kami akan kawal sampai ada kejelasan, kenapa Dandim dicopot," ujarnya.

Baca juga: Hati-hati, Foto Dandim 0315/Bintan Dicomot Orang Tak Dikenal, Digunakan untuk Menipu dan Minta Uang

Sementara itu Kadarusman, perwakilan musisi jalanan Batang juga bersuara dengan adanya pencopatan jabatan tersebut.

Kadarusman yang mengaku sebagai rekan sekolah Letkol Dwison Evianto, mengaku tergerak mendengar kabar pencopatan jabatan rekannya itu.

"Saya tergerak mendengar kabar itu, saya tahu betul bagaimana Letkol Dwison, karena saya rekan sekolahnya.

Baca juga: Beri Penghormatan Terakhir, Dandim 0315 Pimpin Persiapan Pemakaman Wako Tanjungpinang Syahrul

Atas pencopatan yang dilakukan terus terang saya dan rekan-rekan tidak terima," ujar Kadarusman.

Rony Ruseno perwakilan Pengusaha Real Estate Indonesia yang juga mengikuti aksi terus menyerukan dukungan kepada Letkol Dwison.

Bahkan ia berujar bersama massa lainya akan mengurai tuduhan yang dilontarkan ke Latkol Dwison.

"Kami tahu bagaimana sikap Letkol Dwison karena ia rekan kami, bahkan sebelum menjabat sebagai Dandim.

Tidak mungkin ia melakukan kekerasan," kata Rony.

Rony menambahkan, bersama massa ia meminta agar pihak berwajib mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

"Yang jelas kami tidak terima jika saudara kami dilecehkan seperti ini.

Baca juga: Duh, Ada Lagi Postingan Nyinyir Istri Anggota TNI AD, Kali Ini Anggota Kodim Wonosobo, Reaksi Dandim

Akan kami urai tuduhan tersebut agar jelas siapa yang berbohong," ucap Rony.

.

.

.

(*)

SUMBER: KOMPAS TV

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved