Breaking News:

PILPRES AMERIKA SERIKAT

Rusuh Pemilu Amerika Serikat, Massa Anti Donald Trump Bentrok dengan Polisi dan Garda Nasional

Apa yang selama ini ditakut-takutkan publik Negeri Paman Sam akhirnya terjadi di massa Pemilu Amerika Serikat

Penulis: Irfan Azmi Silalahi
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Kompas.com
Donald Trump dan Joe Biden 

Rusuh Pemilu Amerika Serikat, Massa Anti Donald Trump Bentrok dengan Polisi dan Garda Nasional

TRIBUNBATAM.ID - Apa yang selama ini ditakut-takutkan publik akhirnya terjadi di massa Pemilu Amerika Serikat.

Kerusuhan terjadi saat Negeri Paman Sam itu melakukan perhitungan suara, pertarungan antara petahana Donald Trum melawan Joe Baiden pada Pilpres Amerika Serikat.

Baca juga: Deretan Artis Hollywood yang Mengaku Stres dan Cemas Menunggu Hasil Pilpres Amerika Serikat

Baca juga: Mertua Justin Bieber hingga Mike Tyson, Ini 8 Seleb Dunia Dukung Donald Trump di Pilpres Amerika

Presiden Donald Trump didampingi keluarganya pada Rabu dini hari ketika dia membuat pidato kemenangan, di mana menyatakan pemilihan adalah 'penipuan terhadap rakyat Amerika'.
Presiden Donald Trump didampingi keluarganya pada Rabu dini hari ketika dia membuat pidato kemenangan, di mana menyatakan pemilihan adalah 'penipuan terhadap rakyat Amerika'. (DAILY MAIL.CO.UK)

Kerusuhan di Portland misalnya, membuat polisi negara bagian Oregon bersama Garda Nasional dengan truk kamuflasenya bentrok dengan massa.

Dalam peristiwa ini setidaknya 10 orang ditangkap.

Baca juga: Situasi AS Fatamorgana Merah! Ocehan Kemenangan Trump Bisa Picu Kerusuhan di Pilpres Amerika Serikat

Baca juga: Pemilu Amerika Serikat, Suara Terbanyak Belum Tentu Menang, Daerah Rebutan hingga Penentu Kemenangan

Portland sebelumnya telah ditempatkan dalam siaga tinggi oleh Gubernur Kate Brown, menyusul maraknya demo di sana sejak musim panas.

Kemudian di kerusuhan terbaru ini sekelompok pengunjuk rasa memecahkan kaca jendela toko-toko, lalu seorang pria yang diyakini melempar bom Molotov telah ditahan.

Kantor Sheriff Multnomah County melaporkan, kerusuhan meluas dan polisi dilempari botol kaca saat mendekat ke arah demonstran.

Baca juga: Pengaruh Pilpres Amerika Untuk Indonesia, Hingga Pengamat Singgung Utang Negara

Baca juga: Pemilu AS Trump Vs Biden, Klaim Kemenangan Petahana Picu Ketakutan Kiamat Publik Amerika Serikat

Jurnalis AFP di lokasi kejadian menyaksikan dua penangkapan di sudut jalan, dan salah satu yang ditangkap bernama Michael Ream dengan wajah berlumuran darah.

Calon Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden (kiri) dan Calon Presiden dari Partai Republik Donald Trump
Calon Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden (kiri) dan Calon Presiden dari Partai Republik Donald Trump (AFP/MANDEL NGAN AND JIM WATSON)

"Ini sama seperti biasanya, perlakuan kasar dari polisi dan warisan mengerikan yang mereka bawa setiap hari," ucap mahasiswa S3 itu kepada AFP saat polisi memborgolnya.

Baca juga: Pecahkah Rekor Obama, Biden Kantongi Suara Terbanyak, Dekati Angka 270

Baca juga: Unggul Jauh dari Donald Trump, Joe Biden Yakin Menang dan Jadi Presiden AS: Saya Bukan Musuh

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved