Breaking News:

Bocah 11 Tahun Disekap di Kios Pasar, Mulut Dilakban, Kaki dan Tangan Dirantai

Sungguh malang nasib RK, bocah berusia 11 tahun itu disekap di sebuah kios pasar Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara.

net
Ilustrasi kekerasan anak 

TRIBUNBATAM.id - Sungguh malang nasib RK, bocah berusia 11 tahun itu disekap di sebuah kios pasar Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Saat ditemukan, kaki dan tangan anak itu diikat dengan rantai.

Mulutnya juga ditutup dengan lakban.

Sarifuddin (33), salah satu pedagang di pasar Baruga yang menemukan sang bocah menceritakan, saat itu tengah mengupas sayur, tiba-tiba mendengar suara orang meminta tolong dari dalam kios yang terkunci.

Kemudian ia mencari sumber suara tersebut, ternyata berasal dari kios milik SR, tante bocah yang disekap.

Selanjutnya Sarifuddin membuka paksa pintu kios tersebut dan menemukan korban dengan posisi miring. 

Kedua tangan dan kaki anak itu terikat dengan rantai menjadi satu dengan menggunakan gembok dalam keadaan terkunci serta mulut terlakban warna kuning.

"Saya bersama iparku bawa ini anak keluar dari kios, lalu buka lakban dari mulutnya. Namun rantai yang mengikat kedua tangan dan kedua kakinya tidak bisa terbuka karena dalam posisi terkunci dengan gembok," tutur Sarifuddin berdasarkan keterangannya di Polsek Baruga, Senin (9/11/2020).

Selang satu jam kemudian tante sang bocah datang ke pasar. 

Sarifuddin dan pedagang pasar Baruga yang lain meminta agar gembok rantai yang membelit RK dilepas.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved