Selasa, 9 Juni 2026

BATAM TERKINI

Fakta-fakta Penangkapan Terduga Teroris di Batam, Polisi Amankan Alat Pembuat Bom

Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah rumah MA alias AF, terduga teroris di Batam. Berikut fakta-faktanya

Tayang:
KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah rumah MA alias AF, terduga teroris di Batam. Foto Ilustrasi 

Lalu mempersiapkan kaum muslimin Indonesia untuk menyambut kedatangan Khilafah Islamiyah, menyatukan pemahaman dan manhaj dari para pendukung Anshar Daulah, serta mempersiapkan orang-orang yang hendak pergi berjihad.

Salah seorang penjaga keamanan perumahan Armendo Raya saat dikonfirmasi terkait penangkapan itu mengaku tidak mengetahui kejadian itu.

"Wah kurang tau kalo ada penangkapan, mungkin penangkapan di depan sana karena jalan masuk ke perumahan sini cukup panjang," ujarnya.

4. Jaringan ISIS

JAD tidak memiliki struktur keanggotaan yang jelas karena relasi hubungan antara simpatisan dan anggota formal JAD juga tidak jelas.

Anggota JAD bahkan bisa melakukan aksi secara mandiri tanpa harus meminta izin kepada pimpinan pusat.

Selain itu, para simpatisan JAD juga bisa membentuk kelompok sempalan baru untuk menghindar dari proses hukum.

Hal ini tentunya berbeda dengan JI (Jemaah Islamiyah) yang lebih mengedepankan keputusan kolektif.

JAD menjadi jaringan teroris yang sangat diwaspadai di Indonesia.

Pada 2017, kelompok ini bahkan telah diakui sebagai organisasi teroris oleh Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat.

JAD memiliki beberapa satuan operasional yang terbagi menjadi regional, cabang dan sel. 

JAD disebut-sebut berasal dari kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).

JAT merupakan pecahan dari kelompok Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) pimpinan Abu Bakar Baasyir.

(Tribunbatam.id/Alamudin)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved