Breaking News:

Saat Joe Biden Menang Pilpres Donald Trump Ogah Keluar Gedung Putih, Militer Bisakah Bertindak?

Tensi tinggi dan saling perang kata-kata membuat arena Pilpres AS tak ubahnya medan pertempuran di dalam Negeri Paman Sam

Penulis: Irfan Azmi Silalahi | Editor: Irfan Azmi Silalahi
KOMPAS.com
Saat Joe Biden Menang Pilpres Donald Trump Ogah Keluar Gedung Putih, Militer Bisakah Bertindak? 

Para Electoral College (Dewan Elektoral) baru akan bersidang pada 14 Desember untuk memberikan suara mereka secara resmi.

Baca juga: Presiden Palestina Ucapkan Selamat ke Joe Biden, Berharap Hubungan Dua Negara ini Membaik

Kongres yang baru saja terpilih dalam Pemilu AS akan menerima hasil dari Electoral College pada 6 Januari.

Jika Joe Biden memenangi pemilihan Electoral College, seperti yang diproyeksikan, dia akan dilantik pada siang hari pada 20 Januari 2021.

Baca juga: Ekonomian Indonesia Diuntungkan Setelah Joe Biden Menangkan Pilpres Amerika

Kini, menurut penghitungan Associated Press, Joe Biden memegang 290 electoral vote (suara elektoral), melampaui 270 suara elektoral yang dibutuhkan untuk melenggang ke Gedung Putih.

Donald Trump dan Joe Biden
Donald Trump dan Joe Biden (Kompas.com)

Transisi Biden dihambat Trump

Trump sebenarnya memiliki begitu banyak kekuatan untuk memperlambat transisi Joe Biden.

Melalui Undang-Undang (UU) Transisi Presiden yang diundangkan pada 1963, pegawai negeri sipil (PNS) menjadi posisi penting untuk transfer kekuasaan.

Baca juga: Lima Cara Sederhana Joe Biden Kalahkan Donald Trump di Pilpres Amerika

Mereka menghadapi tenggat waktu untuk memberikan data dan akses kepada pejabat yang masuk.

Di bawah UU tersebut, proses transisi seharusnya berubah menjadi sangat cepat setelah agen federal bernama Administrasi Layanan Umum AS (GSA), yang mengelola gedung federal, menunjuk pemenang Pemilu.

Pada saat itu, tim presiden yang akan datang dapat memperoleh buku pengarahan, memanfaatkan dana, dan mengirim perwakilan untuk mengunjungi lembaga pemerintah.

Baca juga: Apakah Perang akan Terjadi di Laut China Selatan Setelah Joe Biden Gantikan Donald Trump

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved