Breaking News:

MOTOGP

Andrea Iannone Luapkan Kekecewaan Lewat Medsos Paska Hukuman Dilarang Membalap 4 Tahun Karena Doping

Andrea Iannone tidak bisa ikut balapan MotoGP empat musim mendatang karena kasus doping yang membuat dia dihukum selama 4 tahun

Editor: Mairi Nandarson
AFP/WILLIAM WEST
Andrea Iannone dihukum 4 tahun larangan membalap. Rider Aprilia Racing Team Gresini MotoGP Andrea Iannone saat mengikuti MotoGP Australia di Phillip ISland, 25 Oktober 2019. Untuk empat tahun ke depan Andrea Iannone tidak bisa ikut balapan karena dihukum 4 tahun larangam membalap dalam kasus doping. 

TRIBUNBATAM.id, LAUSANNE - Andrea Iannone layak melampiaskan kekecewaannya setelah CAS mengeluarkan hukuman untuk dirinya.

Karir Andrea Iannone di MotoGP bisa dibilang berakhir untuk empat tahun ke depan.

Artinya, dalam empat musim mendatang Andrea Iannone tidak bisa mengikuti balapan MotoGP.

Kondisi ini terjadi setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS - court of arbitration for sport ) memutuskan menolak banding Andrea Iannone.

CAS bahkan mengambulkan tuntutan Badan Anti-Doping Dunia (WADA).

Andrea Iannone pun harus menjalani hukuman larangan balapan selama empat tahun karena kasus doping.

Baca juga: Jadwal MotoGP 2021, Berlangsung 20 Seri Dimulai dari MotoGP Qatar, MotoGP Indonesia Cadangan

Baca juga: Jelang MotoGP 2021, Mandalika Racing Team Indonesia Resmi Diluncurkan, Bersaing di Kelas Moto2

Kasus ini bermula dari balapan MotoGP Malaysia musim lalu yang dihelat di Srikuit Sepang pada 3 November 2019.

Iannone saat itu gagal melewati tes doping seusai balapan karena ditemukan Steroid Androgenik Anabolik Eksogen (AAS) dalam urinenya.

Dikutip dari situs MotoGP, AAS termasuk ke dalam daftar zat terlarang WADA pada 2019 sehingga Iannone dianggap melakukan pelanggaran aturan anti-dpoing (ADRV).

Setelah diselidiki, Federasi Motor Internasional (FIM) memutuskan menghukum Iannone larangan balapan selama 18 bulan kepada Iannone.

Hukuman itu dijatuhkan FIM pada 31 Maret 2020 dan sudah berlaku sejak 17 Desember 2019.

Andrea Iannone
Andrea Iannone (Andrea Iannone)

Setelah mendapat hukuman 18 bulan, Iannone mengajukan banding pertengahan tahun ini.

Iannone mengajukan banding dengan pembelaan bahwa zat terlarang yang ditemukan di urinenya berasal dari makanan (daging) yang kemungkinan terkontiminasi sebelum dia konsumsi menjelang balapan MotoGP Malaysia.

Atas dasar itu, Iannone meminta CAS mencabut hukuman larangan balapan selama 18 bulan yang dikeluarkan FIM.

Baca juga: Jadwal MotoGP Valencia 2020, Fabio Quartararo Akui Kehebatan Dup Suzuki Ecstar: Mereka Sangat Cepat

Baca juga: UPDATE Pebalap MotoGP 2021 - Avintia Racing Bawa Luca Marini dan Enea Bastianini ke MotoGP 2021

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved