Kamis, 14 Mei 2026

ROHANI KRISTEN

DOA, Bacaan dan Renungan Katolik, Rabu 11 November 2020, Oleh Romo Pilifus Junianto, SSCC

Romo Pilifus Junianto, SSCC coba mengantar umat Katolik untuk merenungkan hari ini dalam renungan dan doa.

Tayang:
Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
ISTIMEWA
Romo Pilifus Junianto, SSCC 

Ediror: Thomm Limahekin

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dalam Kalender Liturgi Gereja Katolik, Rabu, 11 November 2020 adalah Hari Biasa Pekan XXXII.

Bacaan-bacaan hari ini mengantar seluruh umat kepada pertobatan berkat Rahmat keselamatan yang ditawarkan oleh Allah.

Romo Pilifus Junianto, SSCC coba mengantar umat Katolik untuk merenungkan hari ini dalam renungan dan doa.

Baca juga: Doa Kristen Bagi Orang Sakit, Memohon Kesembuhan Dari Tuhan Yesus Kristus

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Titus (3:1-7):

"Dahulu kita sesat, tetapi berkat rahmat-Nya kita diselamatkan."

Saudara terkasih, ingatkanlah semua orang agar tunduk pada pemerintah dan para penguasa.

Hendaklah mereka taat dan siap sedia melakukan setiap pekerjaan yang baik. Janganlah mereka memfitnah atau bertengkar.

Hendaklah mereka selalu ramah dan bersikap lemah lembut terhadap semua orang.

LUKISAN - Santo menggendong Tuhan Yesus
LUKISAN - Santo menggendong Tuhan Yesus (ISRIMEWA)

Sebab dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: Tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji dan saling membenci.

Tetapi ketika telah nyatalah kerahiman dan kasih Allah serta Juruselamat kita kepada manusia maka kita diselamatkan oleh-Nya.

Hal itu terjadi bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, melainkan karena rahmat-Nya berkat permandian kelahiran kembali dan berkat pembaharuan yang dikerjakan Roh Kudus,

yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita lantaran Yesus Kristus, Juruselamat kita.
Dengan demikian kita sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya berhak menerima hidup yang kekal sesuai dengan pengharapan kita.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

LUKISAN - Yesus sebagai seorang gembala yang baik 5
LUKISAN - Yesus sebagai seorang gembala yang baik 5 (ISTIMEWA)

Mazmur Tanggapan:
Ref. Tuhanlah gembalaku, tak'kan kekurangan aku
Ayat. (Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6; R:1)
1. Tuhan adalah gembalaku, aku tidak kekurangan: 'ku dibaringkan-Nya di rumput yang hijau, di dekat air yang tenang. 'Ku dituntun-Nya di jalan yang lurus demi nama-Nya yang kudus.

2. Sekalipun aku harus berjalan di lembah yang kelam, aku tidak takut akan bahaya, sebab Engkau besertaku; sungguh tongkat penggembalaan-Mu, itulah yang menghibur aku.

3. Kausiapkan hidangan bagiku di hadapan lawanku. Kauurapi kepalaku dengan minyak dan pialaku melimpah.

4. Kerelaan yang dari Tuhan dan kemurahan ilahi, mengiringi langkahku selalu sepanjang umur hidupku. Aku akan diam di rumah Tuhan sekarang dan senantiasa.

Bait Pengantar Injil:
Alleluya
Ayat. (1Tes 5:18)
Hendaklah kalian mengucap syukur dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah bagi kalian di dalam Kristus Yesus.

Baca juga: DOA, Bacaan dan Renungan Katolik, Senin 9 November 2020, Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (17:11-19):

"Tidak adakah yang kembali untuk memuliakan Allah selain orang asing itu?"

Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur perkotaan Samaria dan Galilea.

Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia.

Mereka tinggal berdiri agak jauh dan berteriak, "Yesus, Guru, kasihanilah kami!" Yesus lalu memandang mereka dan berkata, "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam."

Dan sementara dalam perjalanan mereka menjadi tahir. Seorang di antara mereka, ketika melihat bahwa dirinya telah sembuh,

kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu seorang Samaria.

Lalu Yesus berkata, "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang tadi?

Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain orang asing ini?" Lalu Ia berkata kepada orang itu: "Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan dikau."

Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

LUKISAN - Yesus Kerahiman Ilahi
LUKISAN - Yesus Kerahiman Ilahi (ISTIMEWA)

Renungan:
Ketika melaksanakan tugas pelayanan dengan tulus, tidak jarang seorang pelayan mendapatkan 2 M.

Wow.. Bukan 2 miliar loh, tapi 2 M (Makasih Mas, Makasih Mbak, Makasih Mo).

Lumayanlah, daripada tidak mendapatkan apa dari orang yang dilayani.

Tapi ada juga yang tidak berkata sepatah katapun.

Hari ini Injil Lukas mengajak umat beriman untuk memiliki sikap bersyukur, tahu berterima kasih.

Setelah mendapatkan berkat jangan langsung hilang tanpa jejak seperti kesembilan orang kusta, lupa bersyukur.

Mari bermenung diri: saya termasuk yang tahu berterimakasih, atau sebaliknya, seperti kisah kesepuluh orang kusta tadi. 

Sudah selayaknya manusia bersyukur, seperti nasihat Paulus dalam suratnya kepada Titus :

“Sebab dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: Tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan,

hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji dan saling membenci.

Tetapi ketika telah nyatalah kerahiman dan kasih Allah serta Juruselamat kita kepada manusia maka kita diselamatkan oleh-Nya”.

Baca juga: Doa Kristen Sebelum Bekerja, Meminta Tuhan Memberkati Kita Dalam Setiap Pekerjaan

Doa:
Allah Mahabaik terimasih atas kurnia yang anugerahkan. Atas nafas hidup, kesehatan hari ini.

Atas keselamatan dan perlindunganMu. Bantulah kami untuk selalu ingat diri dan tahu bersyukur. Amin. (TRIBUNBATAM.id/Thomm Limahekin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved