Breaking News:

Konsesi Berakhir, Pelayanan Water Tanker Turut Berhenti

Layanan water tanker biasanya disiapkan ATB untuk membantu distribusi air di saat suplai benar-benar terganggu.

ISTIMEWA
Layanan water tanker ATB akan berhenti pada tanggal 14 November seiring berakhirnya konsesi dengan BP Batam. Layanan ini kerap membantu pelanggan di stress area. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Layanan water tanker yang biasanya membantu pelanggan di stress area akan berhenti seiring berakhirnya konsesi PT Adhya Tirta Batam (ATB)dengan BP Batam pada 14 November 2020 mendatang.

"Sesuai dengan perjanjian konsesi, semua layanan ATB akan berakhir termasuk pelayanan water tanker yang selama ini sudah berjalan melayani pelanggan," jelas Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Selasa 10/11/2020.    

Layanan water tanker biasanya disiapkan ATB untuk membantu distribusi air di saat suplai benar-benar terganggu.

Layanan ini kerap dimanfaatkan pelanggan yang ada di stress area, terutama saat suplai yang mengalami gangguan dengan durasi minimal 1x24 jam

"Terutama pelanggan yang berada di wilayah-wilayah tinggi dan berada di ujung suplai yang belum mendapatkan suplai air dengan maksimal," ucap Maria.

Seperti diketahui, ATB telah berupaya memberikan layanan air bersih terbaik untuk kota Batam.

Saat ini, cakupan area pelayanan ATB telah mencapai 99,7 persen dengan kontinyuitas suplai mencapai 23,7 jam.

Namun, perlu diakui masih ada 1 persen pelanggan yang tidak mendapat suplai air 24 jam. Jika dikonversi ke angka, maka ada sekitar 2.700 hingga 2.900 pelanggan yang hanya mendapat air bersih selama 3 hingga 9 jam sehari.

Pelanggan-pelanggan ini sangat rentan, sehingga harus mendapat perhatian serius.

ATB melakukan berbagai upaya untuk memastikan pelanggan di stress area mendapat suplai air dengan baik.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved