Breaking News:

Pabrik Madu Palsu Beromzet Rp 8 Miliar Digerebek, Bahan Baku Picu Diabetes hingga Serangan Jantung

Polisi menangkap pembuat madu palsu berbahan baku molases, fructosa dan glucosa yang menyebabkan serangan jantung bahkan kematian

kompas.com
Pabrik Madu Palsu Beromzet Rp 8 Miliar Digerebek, Bahan Baku Picu Diabetes hingga Serangan Jantung. Foto barang bukti yang diamankan polisi 

Pabrik Madu Palsu Ber omzet Rp 8 Miliar Digerebek, Bahan Baku Picu Diabetes hingga Serangan Jantung

TRIBUNBATAM.ID - Polda Banten berhasil membongkar pembuat madu palsu.

Tak cuma itu, madu yang diproduksi ternyata sama sekali tak mengandung madu.

Baca juga: Sederet Kandungan Nutrisi Madu, Benarkah Bisa Gemukkan Badan?

Baca juga: Selain Atasi Bekas Jerawat, Kombinasi Baking Soda dan Madu juga Punya Manfaat untuk Kesehatan

Dari aksinya para pelaku diduga mendapat keuntungan dari penjualan sebesar Rp 8 miliar. 

Ilustrasi madu
Ilustrasi madu (freepik.com)

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten Kombes Nunung Safruddin mengatakan, tersangka MS menjual madu palsu dengan embel-embel madu  khas Banten.

Baca juga: Rekomendasi Sabun Mandi Madu di Bawah 100 Ribu Rupiah, Bantu Atasi Kulit Kering dan Kusam

MS sudah memproduksi madu sejak satu tahun terakhir di tempat pengolahan di Jalan SMA 101 Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.

"Kalau kita kalkulasi penghitungan antara modal sampai dengan hasil, pelaku MS ini dalam satu tahun dapat meraup keuntungan Rp 8 miliar dari jualan madu saja," kata Nunung kepada wartawan saat di Mapolda Banten, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Tips Menurunkan Berat Badan dengan Mengkonsumsi Smoothie Pisang Madu

Nunung menuturkan, dalam sehari MS dapat memproduksi madu palsu sebanyak 1 ton yang dikemas ke dalam jeriken berkapasitas 30 liter.

Polda Banten bongkar produksi madu khas Banten palsu Lihat Foto Polda Banten bongkar produksi madu khas Banten palsu
Polda Banten bongkar produksi madu khas Banten palsu Lihat Foto Polda Banten bongkar produksi madu khas Banten palsu (kompas.com)

"Per jeriken dijual dengan harga Rp 660.000.

Oleh para pelaku di wilayah Lebak, madu ini dikemas lagi menjadi bentuk botol, bisa djual Rp 150 sampai Rp 200.000," ujar Nunung.

Baca juga: Cobalah Anda Rajin Minum Madu Campur Air Hangat Tiap Pagi, Dampaknya bagi Tubuh Luar Biasa

Mantan Kapolres Serang itu menambahkan, para penjual di Lebak membuat kemasan madu berupa botol ukuran 450 mililiter, dan dibuat seakan madu khas dari Banten.

"Dikemas seperti ini (botol) yang seolah-olah madu ini berasal dari Banten, padahal produksinya di Jakarta," kata Nunung.

Berdasarkan hasil pemeriksan tersangka, madu palsu yang disebut khas Banten itu sudah dijual ke seluruh wilayah di Pulau Jawa.

Baca juga: Serba-serbi Alergi Madu, Disebabkan Kontaminasi Serbuk Sari, Apa Saja Gejalanya?

"Jualnya secara online, selain di sepanjang jalan daerah Lebak.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved