Breaking News:

PENYELUNDUPAN 33 KG SABU DI BATAM

Satu DPO, BNNP Kepri Tangkap Tiga Orang terkait Penyelundupan 33 Kilo Sabu Asal Malaysia

BNNP Kepri pertama kali menangkap S dalam kasus penyelundupan sabu 33 kilo asal Malaysia di Batam. Setelahnya, A dan I.

Penulis: | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
KASUS SABU - BNNP Kepri menggelar konferensi pers pengungkapan kasus 33 Kg sabu di perairan Nongsa,Kota Batam, Rabu (11/11/2020). Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Selain S, tekong speed boat, petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri juga menangkap A (46) dan I (36).  

Ketiganya terlibat dalam kasus penyelundupan 33 kg sabu-sabu asal Malaysia di perairan Nongsa, Kota Batam.

Mereka ditangkap di lokasi berbeda.

Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan merinci peran ketiganya, dalam kasus penyelundupan sabu asal Malaysia ini.

Yakni S berperan sebagai tekong (juru mudi) speed boat yang diamankan BNNP Kepri.

Baca juga: BREAKING NEWS - BNNP Tangkap 33 Kilogram Sabu dari Malaysia di Perairan Nongsa Batam

Baca juga: Tekong Speed Boat Sempat Terjun ke Laut & Berenang 8 Jam Sebelum Ditangkap BNNP Kepri

S diketahui merupakan warga Belakangpadang dan sehari-harinya bekerja sebagai nelayan.

"Saat hendak diamankan oleh petugas, S melarikan diri dengan melompat ke laut dan berenang kurang lebih 8 jam sebelum mendarat ke daratan," ujar Richard saat konferensi pers, Rabu (11/11/2020).

S ditangkap di kawasan Batu Besar, Nongsa, Batam oleh petugas BNNP Kepri.

Selanjutnya petugas BNNP Kepri menangkap A. Ia sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan dan beralamat di Batu Ampar, Batam.

"Pelaku inisial A diamankan bersama S di sekitar kawasan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam," ujar Richard.

Setelah mengamankan S dan A, petugas BNNP Kepri melakukan pengembangan dan didapati seorang pelaku lagi yakni I.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved