Habib Rizieq Shihab Pulang, PA 212 Akan Gelar Reuni di Monas, Ingatkan saat Demo Kasus Ahok BTP
Setelah Habib Rizieq Shihab pulang, Persaudaraan Alumni ( PA) 212 akan menggelar reuni PA 212 di Monas.
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Setelah Habib Rizieq Shihab pulang, Persaudaraan Alumni ( PA) 212 akan menggelar reuni PA 212 di Monas.
Habib Rizieq Shihab pernah memimpin demo 212 untuk kaitannya dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kala menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Namun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini masih belum memperbolehkan kawasan Monumen Nasional ( Monas) digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk untuk reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Taufan Bakri mengatakan, hingga saat ini kawasan Monas belum bisa dibuka.
Sebab, Jakarta masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) transisi.
"Sepengetahuan saya kan kita masih PSBB, kan Monas ditutup dan satu lagi Kota Tua masih ditutup," ujar Taufan kepada Kompas.com, Kamis (12/11/2020).
Baca juga: Anies Baswedan dan Tengku Zulkarnain Ketemu Habib Rizieq Shihab di Petamburan: Pertemuan 4 Sahabat
Baca juga: Habib Rizieq Shihab Doakan Indonesia di Depan Ribuan Simpatisan, Ini Kata Pimpinan FPI
Taufan mengaku, dia belum menerima perintah lain terkait acara tersebut.
Kendati demikian, Pemprov DKI Jakarta sudah menerima surat pengajuan izin penggunaan kawasan Monas dari PA 212.
"Kalau surat sih di mana-mana diterima. Tapi kalau dijawab kan belum tahu kapan," ucap Taufan.
Ketua PA 212 Slamet Ma'arif sebelumnya mengatakan, reuni PA 212 direncanakan akan digelar di kawasan Monas, karena aksi pada 2016 juga dilaksanakan di sana.

Oleh karenanya, PA 212 belum berencana menggunakan lokasi lain dan masih berniat menggelar reuni di kawasan Monas, seperti perhelatan tahun-tahun sebelumnya.
"Kan memang setiap tahun di Monas. (Aksi) 212 tahun 2016 juga kan kejadiannya di Monas, masak mau di Ancol reuninya," kata Slamet.
Menurut dia, PA 212 sudah mengajukan surat izin penggunaan kawasan Monas untuk menggelar reuni tahunan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Surat tersebut sudah dilayangkan tiga bulan lalu dan masih menunggu jawaban dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"(Pengajuan izin) sudah tiga bulan lalu," kata Slamet.