Kamis, 16 April 2026

Kampanye Protokol Kesehatan Lewat Joget Dangkong, Tekan Penyebaran Covid-19 di Tanjungpinang

Sanggar Silat Zuriat Laksemana dan Dangkong Mak Dare melakukan kampanye protokol kesehatan dengan silat berpantun dan joget dangkong Melayu Mak Dare.

TRIBUNBATAM.id/Endra
Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional yang diadakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) di Tanjungpinang 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Banyak cara menyampaikan berbagai informasi tentang penanganan dan Protokol Kesehatan (prokes) Covid-19 kepada masyarakat.

Salah satunya, lewat Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional yang diadakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Kementerian Kominfo Republik Indonesia (RI) bersama Dinas Kominfo Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang, di Gedung Kesenian Aisyah Sulaiman Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (17/11) malam.

Dalam pegelaran yang dapat disaksikan melalui streaming YouTube tersebut, sanggar Silat Zuriat Laksemana dan Dangkong Mak Dare melakukan kampanye protokol kesehatan dengan silat berpantun dan joget dangkong Melayu Mak Dare.

"Dalam pertunjukan seni ini terdapat pesan moral warisan leluhur kita yang mengandung nilai-nilai kehidupan yang dapat diamalkan dalam kehidupan untuk menangkal wabah Covid-19. Semoga dengan pertunjukan ini dapat membangun pemahaman, kepercayaan dan partisipasi publik untuk bersama-sama mewujudkan kesehatan pulih, ekonomi bangkit," ucap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Tamrin Dahlan.

Kepala Dinas Kominfo Kota Tanjungpinang, Abdul Kadir Ibrahim menjelaskan, demi membangun pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap kebijakan, program, dan dampaknya, dibutuhkan komunikasi terpadu dan dukungan dari berbagai pihak untuk dapat menyampaikan pesan kepada publik dengan masif, faktual, dan mudah dipahami.

"Sesuai strategi komunikasi besar, pertunjukam virtual kesenian tradisional akan diadakan dengan sasaran komunitas-komunitas kesenian dari berbagai daerah," kata Akib, sapaan akrab Abdul Kadir Ibrahim.

Disampaikan Akbi, untuk mencapai sasaran secara massive dan efektif, pertunjukan kesenian tradisional akan diadakan sebanyak 34 kali setiap bulannya yang akan diatur penyebaran dan pembagiannya ke dalam beberapa komunitas di daerah, supaya penyebaran pesan lebih massive.

"Secara keseluruhan pertunjukan virtual kesenian tradisional akan diadakan sebanyak 306 kali secara berkelanjutan dan melibatkan serta bekerjasama dengan pelaku seni dan komunitas seni di Indonesia," sebutnya.

"Untuk itu, atas nama Pemko Tanjungpinang, kami ucapkan terima kasih kepada KPC PEN Kementerian Kominfo RI atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kita dapat mewujudkan kesehatan pulih ekonomi bangkit," tambahnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved