Breaking News:

Dokter Tirta: Saya Kritik Hajatan Petamburan Dianggap Cebong, Kritik Pak Ganjar Dibilang Kadrun

Relawan pencegahan Covid-19, dr Tirta Mandira Hudi menyoroti kendornya penerapan protokol kesehatan terutama setelah kepulangan Habib Rizieq Shihab.

Editor: Anne Maria
Tangkapan Youtube Indonesia Lawyers Club
Dokter Tirta 

Editor: Anne Maria

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Kepulangan Habib Rizieq Shihab berbuntut panjang.

Pasalnya dari sejak kedatangannya di Indonesia, kerap terjadi kerumunan orang dengan jumlah yang banyak.

Padahal saat ini, pandemi global Covid-19 belum berakhir.

Dan masyarakat diharapkan tetap patuh protokol kesehatan dengan melakukan menghindari kerumunan orang.

Relawan pencegahan Covid-19, dr Tirta Mandira Hudi pun menyoroti kendornya penerapan protokol kesehatan terutama setelah kepulangan Habib Rizieq Shihab

Gara-gara memberikan kritik penerapan protokol kesehatan itu tak jarang ia disebut cebong atau kadrun.

Baca juga: Fakta Sebenarnya Lurah Petamburan Positif Covid-19 Setelah Kerumunan Acara Habib Rizieq

Baca juga: Hajatan Habib Rizieq Vs Kerumunan Massa Gibran, Putra Jokowi Trending Twitter Siap Dihukum !

"Saya kritik kegiatan di Petamburan, Jakarta dianggap cebong, saya kritik Pak Ganjar dianggap Kadrun, lha terus gimana bos?" katanya dilansir laman YouTube Indonesia Lawyer Club (ILC), Rabu (18/11/2020).

Namun dasar dari itu semua, dr Tirta mengatakan tidak ada tendensi personal dengan kritik-kritiknya, melainkan merupakan aksi kemanusiaan.

Seperti diketahui, kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu ke Indonesia diiringi aksi besar massa pendukungnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved