Breaking News:

BERITA KEPRI

Tilep Dana Desa Rp 317 Juta, Oknum Kades di Lingga Diciduk Polisi, Begini Kronologinya

Oknum kades yang ditangkap yakni BK (43), Kepala Desa Penuba Timur, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri).

TribunBatam.id/Istimewa
KORUPSI DANA DESA - Kepolisian resor (Polres) Lingga berhasil mengamankan oknum kades yang diduga telah menyalahgunakan alokasi dana desa atau korupsi dana desa. Foto: Penyidik Satreskrim Polres Lingga saat memeriksa tersangka BK (43) 

KPK juga mengumpulkan data mengenai hasil program penyelamatan aset dan pendapatan daerah oleh Pemerintah Kabupaten Natuna antara tahun 2019 dan pertengahan 2020.

Terkait pendapatan daerah, kata Iwan, ada penurunan penerimaan pajak Pemkab Natuna di periode 30 Juni 2020 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019 sebesar Rp 262,5 juta atau turun 5 persen.

Angka tersebut dari sejumlah jenis pajak yang meliputi pajak hotel, restoran, hiburan, parkir, reklame, penerangan jalan, air tanah, sarang burung walet, mineral bukan logam dan batuan, Pajak Bumi dan Bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB), dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Sementara, terkait penyelamatan aset daerah, dari total 495 aset bidang tanah milik Pemerintah Kabupaten Natuna, yang telah bersertifikat adalah 355 bidang, dengan total nilai sebesar Rp 283,7 Miliar.

Ambil Paksa Jenazah Positif Corona, Ibu & Anak Dijemput Gugus Tugas, Dibawa ke RSKI Covid-19 Galang

Kasus Warga Ditembak Mati di Malaysia, Polres Bintan Koordinasi dengan Polda Kepri

"Detailnya, penerimaan pajak per 30 Juni 2019 adalah Rp5.249.221.454, sedangkan per 30 Juni 2020 adalah Rp4.986.705.246.

Sedangkan, dari sebelumnya ada 5 bidang tanah yang masih bersengketa dengan pihak ketiga, sampai awal Agustus 2020 sudah ada 3 bidang yang berhasil dipulihkan dengan total nilai bidang tanah tersebut adalah Rp 3,1 Miliar.

Harapan kami, adalah supaya komitmen ini dapat berjalan lancar dan ada upaya perbaikan dalam tata kelola pemerintahan secara berkesinambungan," ungkapnya.

Menanggapi paparan KPK, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma, menyampaikan komitmen daerahnya untuk menjalankan rencana aksi program pencegahan korupsi dengan dukungan seluruh OPD.

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna untuk menjalankan Program Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Terintegrasi beberapa waktu lalu.

Hadir dalam pertemuan ini adalah Sekretaris Daerah, Inspektur, dan para Kepala Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) terkait Pemerintah Kabupaten Natuna.

“Kami juga berkomitmen ke depannya bisa memperbaiki tata kelola pemerintahan dengan memenuhi delapan area intervensi yang tercantum dalam aplikasi MCP,” janjinya.

*Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google News

(Penulis: Kontributor Batam, Hadi Maulana | Editor: Abba Gabrillin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Foya-foya Pakai Dana Desa, Oknum Kades Terancam 20 Tahun Penjara, Denda Rp 1 M

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved