Breaking News:

PENEMUAN MAYAT DI BINTAN

Identitas Mayat Tanpa Kepala Masih Misteri, Tato Tulisan Thailand Jadi Petunjuk Polsek Bintan Utara

Penyidik Polsek Bintan Utara kesulitan dalam mengungkap identitas mayat tanpa kepala yang ditemukan sejak Kamis (19/11).

TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
MAYAT TANPA KEPALA - Tim gabungan saat mengevakuasi penemuan mayat tanpa kepala ke Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kamis (19/11). 

Editor: Septyan Mulia Rohman

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Mayat tanpa kepala di perairan Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri masih menjadi misteri.

Penyidik Polsek Bintan Utara kesulitan untuk mengungkap identitas mayat sejak ditemukan Kamis (19/11).

Selain kondisinya yang sudah membusuk, belum ada laporan anggota keluarga yang hilang dari warga, sejak penemuan mayat itu.

Hanya saja, polisi mengakui terdapat tato bertuliskan huruf Thailand yang menjadi petunjuk dari penemuan mayat di Bintan itu.

"Identitasnya hingga kini belum diketahui. Sudah dikebumikan setelah divisum," ucap Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur melalui Panit I Reskrim Polsek Bintan Utara, Ipda Fajri, Minggu (22/11/2020).

Fajri menambahkan, sejauh ini mayat tanpa kepala itu diduga berasal dari masyarakat luar Bintan karena sampai saat ini belum ada laporan kehilangan masyarakat Bintan.

MAYAT TANPA KEPALA - Tim gabungan saat mengevakuasi mayat tanpa kepala ke Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kamis (19/11).
MAYAT TANPA KEPALA - Tim gabungan saat mengevakuasi mayat tanpa kepala ke Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kamis (19/11). (TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA)

"Bagi masyarakat yang merasa ada keluarganya yang hilang bisa segera melaporkan ke Polsek Bintan Utara," sebutnya.

Penemuan Mayat di Bintan

Mayat tanpa kepala yang ditemukan mengapung di Perairan Tanjunguban, Kabupaten Bintan, diduga dari masyarakat luar Bintan.

Perihal penemuan mayat tanpa kepala dari luar Bintan disampaikan Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur melalui Panit I Reskrim Polsek Bintan Utara, Ipda Fajri.

Ia mengatakan, dugaan asal mayat tanpa kepala itu muncul karena sampai saat ini belum ada laporan kehilangan dari masyarakat Bintan.

"Soalnya sekarang sudah musim utara. Sepertinya korban memancing kemudian terjatuh dan tenggelam, diperkirakan kejadian sudah sangat lama," ucapnya, Kamis (19/11/2020).

Ia melanjutkan, setelah dilakukan visum awal terhadap mayat tanpa kepala itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk dimakamkan di TPU Taman Firdaus, Lobam.

Lebih lanjut, Fajri menuturkan, penemuan mayat tanpa kepala di Bintan awalnya dilaporkan masyarakat yang sedang memancing.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved