Breaking News:

China Tak Berkutik! Pemimpin Gereja Katolik Sedunia Paus Fransiskus Sebut Muslim Uighur Dipersekusi

China kali ini seakan tak bisa mengelak setelah Pemimpin Gereja Katolik Sedunia Paus Fransiskus ikut berbicara soal tuduhan persekusi ke Muslim Uighur

Editor: Irfan Azmi Silalahi
7sky.life
China Tak Berkutik! Pemimpin Gereja Katolik Sedunia Paus Fransiskus Sebut Muslim Uighur Dipersekusi 

TRIBUNBATAM.id - Tuduhan kepada China yang melakukan genosida terhadap Muslim Uighur tak hanya datang dari aktivis HAM dunia.

China kali ini seakan tak bisa mengelak setelah Pemimpin Gereja Katolik Sedunia Paus Fransiskus ikut berbicara.

Paus Fransiskus menyatakan Muslim Uighur yang berada di China mengalami persekusi.

Pernyataan itu disampaikan Paus Fransiskus untuk pertama kalinya, di mana sejumlah pihak menuding China melakukan hal sama sejak lama.

Baca juga: CHINA Belum Puas! Setelah Uighur Sekarang Tindas Muslim Utsul, Jilbab Dilarang Masjid Diperkecil

Baca juga: China Terus Dikecam Internasional, Ada 380 Fasilitas Penahanan di Xinjiang untuk Etnis Uighur

Baca juga: Walau Diminta Untuk Pulangkan, Malaysia Tak Akan Ekstradisi Muslim Uighur ke China

Duta Besar Tiongkok membanggakan pedesaan yang indah sambil menonton klip genosida Muslim Uighur
Duta Besar Tiongkok membanggakan pedesaan yang indah sambil menonton klip genosida Muslim Uighur (BBC via Intisari Online)

Dalam buku berjudul Let Us Dream: the Path to a Better Future, Paus menyatakan bahwa dia memikirkan sejumlah kelompok yang mendapat perlakuan tidak adil.

"Saya sering memikirkan warga yang dipersekusi: etnis Rohingya, Uighur yang malang, Yazidi..." kata dia seraya mengomentari umat beragama lain yang mendapat persekusi.

Baca juga: Diduga Ada Pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighur, Remake Film Disney Mulan hadapi Seruan Boikot

Baca juga: Walau Diminta Untuk Pulangkan, Malaysia Tak Akan Ekstradisi Muslim Uighur ke China

Baca juga: Pria Australia Coba Lawan Pemberitaan Media Barat soal Uighur di China Tak Sesuai Fakta

Paus Fransiskus sudah pernah menyebut etnis Rohingya yang mengungsi dari Rakhine di Myanmar, atau pembunuhan Yazidi yang dilakukan ISIS di Irak.

Tetapi seperti dilansir Reuters via The Guardian Senin (23/11/2020), ini pertama kalinya Paus berusia 83 tahun menyebutkan tentang Uighur.

Paus Fransiskus memberkati seorang bocah yang berasal dari Kolombia saat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Selasa (5/2/2019). Bocah itu sengaja datang ke Abu Dhabi untuk bertemu dengan Paus
Paus Fransiskus memberkati seorang bocah yang berasal dari Kolombia saat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Selasa (5/2/2019). Bocah itu sengaja datang ke Abu Dhabi untuk bertemu dengan Paus (Gulf News via Kompas.com)

Pemuka agama, aktivis HAM, hingga negara lain menyoroti dugaan genosida dan pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan China terhadap Muslim Uighur.

Diyakini terdapat setidaknya satu juta warga Uighur dan etnis minoritas lainnya yang dipenjara dalam kamp-kamp di Region Xinjiang.

Baca juga: Tuding China Lakukan Pelanggaran HAM Berat Kepada Uighur, Inggris: Itu Sangat Menyedihkan

Baca juga: Presiden Palestina: Israel Melakukan Genosida

Baca juga: Gereja Katolik Minta Maaf karena Terlibat Genosida Etnis di Rwanda

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved