Breaking News:

PILKADA BATAM

Debat Calon Wali Kota Batam, Ini Jawaban Lukita-Basyid Ditanya Strategi Pemulihan Sektor Pariwisata

Lukita-Basyid akan meyakinkan ke dunia luar, jika Batam aman dari Covid-19.Hal ini disampaikannya saat ajang debat Calon Wali Kota Batam, Rabu (25/11)

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ICHWAN NUR FADILLAH
KOMPAK PAKAI BAJU MELAYU - Calon Wali Kota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan Calon Wakil Wali Kota Batam, Abdul Basyid kompak mengenakan baju Melayu warna putih untuk menghadapi debat calon Wali Kota Batam, Rabu (25/11/2020) malam. Lukita-Basyid ditanya soal strategi Pemulihan Sektor Pariwisata Batam di ajang debat calon Wali Kota Batam 

Editor: Dewi Haryati

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pasangan calon (paslon) Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid Has mengambil amplop kode A dalam segmen kedua debat Calon Wali Kota Batam, Rabu (25/11/2020) di Harris Hotel Batam Centre.

Dari amplop itu, panelis memberikan pertanyaan kepada paslon di Pilkada Batam ini terkait strategi pemulihan sektor pariwisata akibat pandemi Covid-19. Kegiatan ini juga disiarkan langsung Batam Tv.

Dengan durasi menjawab sebanyak 2,5 menit, Calon Wali Kota Batam, Lukita menjelaskan strategi pihaknya jika dipercaya memimpin Batam lima tahun ke depan.

"Ada lima strategi," kata Lukita memulai jawabannya.

Pertama, pihaknya akan meyakinkan ke dunia luar jika Batam ini aman dari pandemi Covid-19.

Baca juga: Debat Calon Wali Kota Batam, Rudi dan Amsakar Bergantian Menjawab Pertanyaan Pembawa Acara

Sehingga, keyakinan ini akan diikuti penanganan secara serius terhadap virus Corona. Lewat penanganan serius ini, kedatangan wisatawan baik lokal atau pun mancanegara dapat diraih.

"Itu adalah kuncinya. Mempromosikan ke dunia luar jika Batam ini aman," tegasnya di hadapan panelis dan hadirin.

Kedua, pihaknya ingin bekerja sama dengan seluruh operator pariwisata di Batam, baik jasa transportasi dan lain sebagainya.

Menurutnya, jika operator pariwisata diberdayakan secara baik, potensi Batam akan bertumbuh sangat luar biasa.

"Ketiga yaitu dengan melaksanakan event-event pariwisata. Ini di antara cara untuk menarik antusias wisatawan," tambah dia.

Sedangkan cara keempat, Lukita menyebut jika beban pelaku harus dikurangi. Seperti permasalahan pajak, retribusi dan lain sebagainya.

"Terakhir, promosi aktif dari pemerintah daerah. Mari menggalang kekuatan. Penanganan untuk pencegahan Covid-19 harus disiplin dan sanksi bagi pelanggar ditegakkan. Sanksi harus tegas. Jika patuh, beri apresiasi," pungkasnya mengakhiri jawaban.

Segmen kedua diketahui meliputi pembahasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, dan penanganan Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved