Breaking News:

PILKADA BATAM

Debat Calon Wali Kota Batam, Ini Jawaban Lukita-Basyid Ditanya Strategi Pemulihan Sektor Pariwisata

Lukita-Basyid akan meyakinkan ke dunia luar, jika Batam aman dari Covid-19.Hal ini disampaikannya saat ajang debat Calon Wali Kota Batam, Rabu (25/11)

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ICHWAN NUR FADILLAH
KOMPAK PAKAI BAJU MELAYU - Calon Wali Kota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan Calon Wakil Wali Kota Batam, Abdul Basyid kompak mengenakan baju Melayu warna putih untuk menghadapi debat calon Wali Kota Batam, Rabu (25/11/2020) malam. Lukita-Basyid ditanya soal strategi Pemulihan Sektor Pariwisata Batam di ajang debat calon Wali Kota Batam 

Baik Rudi dan Amsakar menjawab pertanyaan ini. Di Provinsi Kepri sudah ada instansi yang menangani narkoba.

"Kita harus duduk sama untuk membantu. Batam luasnya tak terawasi, sehingga pelabuhan banyak sekali. Hanya pelabuhan resmi saja yang terkontrol. Kita sudah ajukan ke pemerintah pusat supaya bisa terpantau melalui elektronik. Khusus pencegahan kita sudah dibantu dan di kalangan milenial sudah ada sosialisasi," katanya.

Kemudian, Amsakar mengatakan, pihaknya mengagendakan secara rutin bersama FKPD. Salah satunya penanggulangan narkoba.

Berikutnya, MC membuka amplop kode H untuk paslon nomor urut 2,. Pertanyaannya, semangat persatuan dan kesatuan kunci memperkokoh NKRI. Dimulai sejak dini, bagaimana strategi paslon dalam memupuk di tengah teknologi dan budaya asing?

Rudi menjawab, Batam multi etnis.

"Kita akan mulai dari sekolah. Kalau sekolah masih terkotak-kotak, kedepan kita berharap kepada kadis pendidikan, harus kita dudukkan dibagi secara rata. 
Dulu ada pendidikan moral Pancasila, ke depan tak boleh menabrak kurikulum," kata Rudi.

Sementara Amsakar mengatakan, ada tiga hal paling penting, di antaranya pendidikan, lingkungan dan orang tua.
"Harus dikomunikasikan 4 pilar kebangsaan," katanya.
Lukita-Basyid Fokus Peningkatan Ekonomi Warga

Sebelumnya diberitakan, pasangan calon (paslon) Pilkada Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid Has membuka acara debat Calon Wali Kota Batam dengan menyampaikan visi dan misinya.

Dibacakan Lukita, paslon nomor urut 01 di Pilkada Batam ini menyebut, pihaknya akan fokus untuk meningkatkan perekonomian di Batam. Itu jika diberi amanah untuk memimpin Batam lima tahun ke depan.

"Kami akan menciptakan peluang dan kesempatan kerja. Reformasi perizinan, termasuk perihal UWTO," tegas Lukita berapi-rapi saat debat calon Wali Kota Batam, Rabu (25/11/2020) malam di Harris Hotel Batam Centre.

Selain itu, Lukita mengatakan, ia dan Abdul Basyid Has juga akan fokus untuk membenahi pelayanan dalam tubuh pemerintahan. Ia yakin, pelayanan yang baik akan membuka akses terhadap datangnya investasi bagi perekonomian kota.

"Dengan jaringan kami di pusat, kami akan jemput bola. Kami akan memfokuskan kepada pembangunan Jembatan Batam Bintan," tambahnya.

Pihaknya juga menuturkan, ekonomi rakyat menengah ke bawah seperti pedagang kaki lima (PKL) dan lainnya juga akan menjadi prioritas.

"Pedagang kaki lima tetap akan sejahtera. Fokus untuk pembangunan pelabuhan dan bandara juga akan kami gesa," tegasnya lagi.

Selain itu, Lukita-Basyid juga berjanji akan menyelesaikan permasalahan legalitas kampung tua di Batam.

Lukita-Basyid Pakai Baju Melayu

Calon Wali Kota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan Calon Wakil Wali Kota Batam, Abdul Basyid Has memakai baju Melayu warna putih untuk menghadapi debat calon Wali Kota Batam, Rabu (25/11/2020) malam.

Keduanya, Lukita-Basyid juga memilih untuk memadukan baju Melayu itu dengan songket.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved