Breaking News:

PILKADA BATAM

Debat Pilkada Batam, Jawaban Lukita-Basyid Soal Keberagaman Masyarakat Jadi Potensi Pariwisata

Saat debat calon wali kota Batam, Lukita-Basyid menilai, keberagaman masyarakat Batam akan menjadi destinasi wisata unggulan jika mampu dimaksimalkan

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ARGIANTO
DEBAT PILKADA BATAM - Pasangan Calon Wali Kota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid dan Muhammad Rudi-Amsakar Achmad saling bersalaman setelah berakhirnya debat Calon Wali Kota Batam di Harris Hotel Batam Centre, Rabu (25/11/2020). Saat sesi debat, Lukita-Basyid mendapat pertanyaan di antaranya soal keberagaman masyarakat jadi potensi pariwisata 

Editor: Dewi Haryati

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 di Pilkada Batam, Lukita-Basyid kembali menyampaikan gagasannya untuk pembangunan Batam lima tahun ke depan jika diberi kepercayaan memimpin Batam.

Hal ini berangkat dari pertanyaan amplop kode E yang telah disediakan panelis debat Calon Wali Kota Batam.

"Keberagaman masyarakat Batam menjadi potensi dalam meningkatkan perekonomian. Apalagi jika dikemas secara baik. Tentunya akan memunculkan destinasi wisata yang berdampak bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat ke depan," kata Lukita Dinarsyah Tuwo, Rabu (25/11/2020).

Ia menuturkan, keberagaman ini akan menjadi destinasi wisata unggulan jika pemerintah daerah mampu memaksimalkannya.

"Ini menjadi kebanggaan kita. Yang pertama tentu harus dimaksimalkan potensi wisata kulinernya dengan latar belakang saudara kita di sini," katanya lagi.

Baca juga: Debat Calon Wali Kota Batam, Jawaban Lukita-Basyid Soal Strategi Peningkatan Inovasi di Hinterland

Baca juga: Debat Calon Wali Kota Batam, Rudi-Amsakar Ajak Masyarakat Datang ke TPS & Jaga Protokol Kesehatan

DEBAT CALON WALI KOTA BATAM - Suasana debat Calon Wali Kota Batam, mempertemukan Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid dengan Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad di Harris Hotel Batam Centre, Rabu (25/11/2020)
DEBAT CALON WALI KOTA BATAM - Suasana debat Calon Wali Kota Batam, mempertemukan Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid dengan Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad di Harris Hotel Batam Centre, Rabu (25/11/2020) (TRIBUNBATAM.ID/ARGIANTO)

Selanjutnya, Lukita dan Basyid memandang, jika keberagaman wisata budaya dan keberagaman kebudayaan di Batam harus dimaksimalkan agar keberagaman ini menjadi potensi unggulan wisata.

"Wisata seni juga banyak. Ini semua bisa dikemas secara baik. Tinggal memfasilitasinya untuk tumbuh dan berkembang secara baik.

Tentunya dengan pembinaan dari pemerintah kota. Kalau perlu didatangkan ahlinya," papar Lukita.

Selain itu, Lukita memandang penting fasilitas sarana untuk memaksimalkan wisata di Batam. Salah satunya dengan membangun sentra kuliner nusantara. Di sana, lanjut dia, keberagaman budaya dan suku di Batam dapat dipertontonkan secara baik.

"Jika sudah semua, tentu perihal promosi kembali menjadi kunci keberhasilannya. Yaitu dengan mempromosikan kebudayaan dan keberagaman ini kepada dunia internasional," tutup Lukita.

Rudi dan Amsakar Bergantian Menjawab Pertanyaan

Sebelumnya diberitakan, setelah menyampaikan visi dan misinya di ajang debat Calon Wali Kota Batam, masing-masing pasangan calon (paslon) di Pilkada Batam diminta memilih amplop yang sudah disediakan panitia.

Di segmen kedua ini, paslon nomor urut 2, Rudi-Amsakar mendapat amplop kode C dan D. Segmen ketiga Rudi mengambil amplop F dan H.

Bertemakan meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved