Breaking News:

ASET BP BATAM

IPAL BP Batam Mampu Olah Limbah 230 Liter per Detik

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun Badan Pengusahaan (BP) Batam mampu menampung air limbah sebanyak 230 liter per detik.

ISTIMEWA
Bangunan IPAL oleh BP Batam, di kawasan Bengkong Sadai hampir rampung mencapai 90 persen, pada November 2020. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun Badan Pengusahaan (BP) Batam mampu menampung air limbah sebanyak 230 liter per detik.

Menurut Manajer Pengolahan Air Limbah BP Batam, Iyus Rusmana, air limbah yang ditampung adalah limbah domestik, yaitu seperti tinja, air bekas cucian, air dapur, dan lain-lain.

Nantinya, air limbah tersebut akan tetap disaring terlebih dulu sebelum masuk ke dalam bangunan IPAL.

Adapun bangunan IPAL tempat pengolahan limbah berlokasi di kawasan Bengkong Sadai, Bengkong, Kota Batam.

"Air limbah ini akan disaring dari sampah-sampah padat secara berlapis, di stasiun pompa juga ada saringannya. Nanti sesampai di IPAL, bentuknya air kotor," jelas Iyus.

Adapun air limbah sekitar 230 liter per detik tersebut dialirkan dari 25 ribu sambungan rumah.

Air limbah kemudian diolah menggunakan bakteri food chain reactor (FCR) berteknologi modern, dengan produk akhir deviasi 5 sampai 10 persen dari tampungan.

"Di daerah lain sudah ada IPAL, tapi yang pakai teknologi ini belum, masih konvensional," ujar Iyus.

Visi BP Batam ke depannya, IPAL yang dibangun di Batam dapat menjadi perintis serta percontohan pengolahan limbah rumah tangga di daerah lainnya di Indonesia. (adv)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved