Senin, 4 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Sejarah Hari AIDS Sedunia, Diperingati Setiap 1 Desember Sejak 1988

1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia setiap tahunnya. Ini sejarah penetapannya.

Tayang:
freepik.com
HARI AIDS SEDUNIA - Inilah sejarah Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap 1 Desember. FOTO: ILUSTRASI 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia setiap tahunnya.

Peringatan ini bertujuan untuk mengetahui peran yang telah dilakukan masyarakat untuk penanggulangan AIDS di tingkat internasional, nasional, dan lokal.

Seperti yang kita ketahui, AIDS adalah penyakit hingga kini masih belum ada obatnya.

Artinya, penyakit ini tidak bisa disembuhkan.

Oleh karenanya, banyak penderita AIDS yang pada akhirnya meninggal karena tak sanggup bertahan dari penyakit yang disebabkan oleh virus HIV ini.

Adapun penularannya pun masih sangat mudah terjadi.

Terutama melalui hubungan seksual yang tidak aman.

Penderita AIDS pun hingga kini masih banyak yang dipandang sebelah mata.

Bahkan tak sedikit dari mereka yang mendapatkan tindakan diskriminatif.

Menilik ke belakang, bagaimana sejarah di balik peringatan Hari AIDS sedunia?

Baca juga: Hari AIDS Sedunia 1 Desember, Kenali 16 Tanda Terinfeksi Virus HIV, Demam hingga Turun Berat Badan

Sejarah

Momen tersebut pertama kali diperingati pada 1988 untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dunia terhadap HIV.

Penggagas peringatan Hari AIDS adalah James Bunn dan Thomas Netter, yang turut aktif sebagai humas di World Health Organisation (WHO).

Bunn dan Netter mengajukan ide tersebut kepada Jonathan Mann, Direktur Program Global terkait AIDS di WHO.

Pada 1988, WHO menetapkan 1 Desember sebagai Hari AIDS Sedunia.

Tanggal 1 Desember dipilih agar mendapatkan peliputan maksimal dari media barat, terutama setelah berakhirnya Pemilu AS dan sebelum berlangsungnya libur Natal.

Saat itu, tidak semua masyarakat memahami bahwa AIDS bisa dialami oleh siapa pun karena ada stereotip bahwa penderita AIDS identik dengan gay, biseksual atau pengguna narkoba suntik.

Ilustrasi Hari AIDS Sedunia
Ilustrasi Hari AIDS Sedunia (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA/FREEPIK.COM)

Baca juga: Mengenal Tahapan Infeksi HIV hingga Menjadi AIDS, Apa Beda Keduanya?

Pada peringatan Hari AIDS Sedunia yang pertama, fokus pada anak-anak dan remaja.

Tujuannya, untuk menumbuhkan kesadaran yang lebih besar tentang dampak AIDS terhadap keluarga, bukan hanya kelompok-kelompok yang selama distigmatisasi.

Pada 1996, kampanye Hari AIDS Sedunia diambil alih oleh program gabungan PBB untuk HIV/AIDS (UNAIDS), demi memperluas cakupan proyek kampanye.

Pada tahun 2004, kampanye AIDS sedunia terdaftar sebagai organisasi nirlaba independen yang berbasis di Belanda.

Fakta tentang HIV/AIDS Berdasarkan data UNAIDS, pada akhir 2018, sebanyak 37,9 juta orang di dunia hidup dengan HIV dan 770.000 orang meninggal karena AIDS.

Masih banyak orang yang tidak dapat mengakses layanan pencegahan HIB karena adanya diskriminasi, kekerasan, bahkan penganiayaan.

Oleh karena itu, masyarakat diingatkan untuk memainkan peran penting dalam memberikan layanan penyelamatan jiwa ini kepada orang-orang yang paling membutuhkannya. 

Baca juga: Daftar Pandemi Paling Mematikan dalam Sejarah, Termasuk HIV AIDS dan Flu Spanyol

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diperingati Setiap 1 Desember, Ini Sejarah Hari AIDS Sedunia".

Baca berita lainnya di Google.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved