Breaking News:

Bak Malaikat! Ibu di Palembang Pilih Anaknya Dibebaskan Polisi, Padahal Sudah Dianiaya Hingga Viral

Tak hanya kasih sayangnya terhadap buah hati berlangsung sepanjang hayat, namun kesabaran dan kecintaan ibu ini terhadap anaknya tak perlu diragukan.

Tribunsumsel.com/ Pahmi Ramadan
Aziz, pelaku penganiayaan terhadap ibunya saat diamankan di ruang Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Senin (30/11/2020). 

Namun, lantaran ibu kandung pelaku tak melaporkannya pada pihak berwajib, Aziz dikabarkan akan segera dipulangkan.

Usut punya usut, pelaku rupanya memiliki indikasi gangguan jiwa yang acap kali kambuh.

"Dari pengakuan kedua orang tuanya kalau pelaku mengalami gangguan kejiwaan dan kadang-kadang sering kambuh dan stres."

"Karena tidak ada laporan dari ibu kandungnya, pelaku akan dipulangkan dalam waktu 1x24 jam," kata Kompol Edi.

Selain itu tindak penganiayaan anak terhadap ibunya itu juga dibenarkan oleh Ketua RT 15 Cak Oyah.

"Anaknya memukuli ibunya lantaran meminta uang untuk membeli Lem Aibon dan itu sudah biasa kami lihat," ujarnya Minggu (29/11/2020).

"Kalau sampai terjadi pemukulan baru kali ini terjadi saya juga tidak menyangka kalau aksi tersebut viral," tegasnya.

Baca juga: Tersangka Narkoba dan Penganiayaan Main TikTok Dalam Penjara, Videonya Viral Diduga di Sel Polres

Baca juga: Pria di Makassar Tampar dan Injak Ibu Kandung Hingga Berdarah, Penganiayaan Dipicu Cicilan Motor

Sementara itu melansir informasi dari Kompas.com, tindak penganiayaan Aziz terhadap ibunya sempat viral di akun Instagram @palembang_bedesau.

Pelaku tampak mengenakan baju biru dan nekat memukul kepala ibunya.

Kendati demikian, Aziz kini mengaku menyesal telah melakukan hal tersebut.

"Saya menyesal, saya mohon maaf kepada ibu saya," kata AZ.

(Grid.id/Novia Tri Astuti)

Editor: Anne Maria
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved