Breaking News:

PILKADA BATAM

Inilah Tiga Kecamatan Paling Rawan di Batam saat Pilkada 2020

Bawaslu Batam telah melakukan pemetaan terhadap beberapa daerah rawan saat Pilkada 2020 di  Batam.

TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORA
Anggota Bawaslu Kota Batam, Nopialdi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id -  Bawaslu Batam telah melakukan pemetaan terhadap beberapa daerah rawan saat Pilkada 2020 di  Batam.

Komisioner Bawaslu Batam Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Nopialdi mengatakan, beberapa daerah rawan itu adalah Kecamatan Sagulung, Kecamatan Batamkota, dan Kecamatan Bengkong.

Selain ketiga kecamatan itu, Nopialdi menyebut, daerah hinterland Kota Batam juga termasuk kawasan paling rawan pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun ini.

Mengingat, letak geografis daerah hinterland cukup sulit untuk dijangkau.

"Belajar pada sejarah pemilihan sebelumnya, daerah-daerah itu masih termasuk paling rawan dikarenakan faktor kepadatan penduduk serta letak geografisnya," ujar dia kepada Tribun Batam, Minggu (6/12/2020).

Baca juga: KPU Batam Bongkar Alat Peraga Kampanye Pilkada 2020

Oleh sebab itu, dia menegaskan jika pihaknya akan menggelar patroli selama tiga hari ke depan untuk memberikan pengawasan ekstra terhadap kawasan-kawasan yang telah dipetakan ini. 

"Langkah  yang kami lakukan tentunya lebih intens melakukan pengawasan di daerah rawan. Jajaran kami sudah dibekali dengan bimbingan teknis. Selain itu, kami juga dibantu oleh TNI dan Polri," tambah dia.

Nopialdi menambahkan, pihaknya juga memfokuskan beberapa hal selama masa tenang Pilkada Batam dilaksanakan.

Salah satunya dengan memberi atensi terhadap kegiatan kampanye para kandidat.

Sebab, jika masih kedapatan, dia menyebut para kandidat dapat dikenakan sanksi pidana.

"Dalam PKPU, dilarang berkegiatan kampanye dalam masa tenang. Terkait itu bisa dikenakan  pasal pidana pemilihan dan kami berharap setiap paslon dan jajarannya tidak lagi berkegiatan selama masa tenang. Yaitu sejak tanggal 6 dan tanggal 8," katanya lagi.

Sebagai langkah awal, kata dia, penyelenggara pilkada juga telah membersihkan seluruh alat peraga kampanye (APK) setiap pasangan calon.

Jika masih ada tercecer, Nopialdi mengatakan, pihaknya meminta para kandidat untuk membersihkannya sendiri.

"Kemudian saya mengingatkan kepada ASN jangan sampai terlibat melakukan ajakan atau mempengaruhi. Kemudian tidak ada lagi money politik, ini menjadi lokus kami," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved