KATA BIJAK JAWA
Kata Bijak Jawa Tentang Kehidupan dan Cinta, Gusti Allah Mboten Sare
Kata bijak atau filosifi jawa hingga kini masih dipakai dalam kehidupan, simak juga falsafah jawa soal cinta
Editor:
Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id - Kata bijak atau filosifi jawa hingga kini masih dipakai dalam kehidupan.
Ada banyak filosofi jawa yang dilestarikan hingga kini baik untuk kehidupan maupun urusan cinta.
Masyararakat Jawa memang dikenal memiliki tutur bahasa yang halus.
Sehingga banyak kata-kata yang dipakai untuk pegangan hidup.
Berikut ini adalah beberapa filosofi jawa
- Gusti Allah mboten sare: Tuhan tidak tidur
- Memayu hayuning bawana: Menghiasi alam semesta
- Meneng widara uleran: Terlihat baik namun sebenarnya buruk
- Nek wes ono sukurono, nek durung teko entenono, nek we lungo lalekno, nek ilang iklasno
(Kalau sudah punya itu disyukuri, kalau belum datang ya dinanti, kalau sudah ditinggal pergi ya lupakan, kalau hilang ya ikhlaskan) - Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa
(Jangan jadi orang yang merasa bisa dan merasa pintar, tteapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa)
Begitu juga dalam urusan cinta, falsafah jawa juga biasa dipakai untuk menggambarkan persoalan asmara.
- Witing tresna jalaran saka kulina, witing mulya jalaran wani rekasa
(Cinta itu tumbuh karena ada kebiasaan, kemakmuran timbul karena berani bersusah dahulu) - Akeh manungsa ngrasakake tresna, tapi lali lan ora kenal opo iku hakikate tresna
(Banyak orang merasakan cinta, tapi lupa dan tidak kenal apa itu hakikat cinta) - Tresno iku ora patokan karo ganteng, ayune rupamu, akehe bondomu, lan opo penggaweanmu
(Cinta itu tidak berpatokan pada ketampanan, kecantikan, banyaknya hartamu, dan apa pekerjaanmu) - Mbangun kromo ingkang satuhu, boten cepak bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui.
(Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali-kali jatuh cinta pada orang yang sama) - Aja mabedakake marang sapadha-pada
(Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesama manusia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-pernikahan1.jpg)