Breaking News:

NEWS VIDEO

VIDEO - TPS di Sungai Langkai Tak Pakai Alat Pengukur Suhu Tubuh, Panwascam Sagulung Meradang

Panitia Pengawas Kecamatan atau Panwascam Sagulung meradang saat menemukan alat pengukur suhu tubuh tak berfungsi di TPS 15 RT 01 RW 05

Editor: Rio Batubara

TRIBUNBATAM.id - Panitia Pengawas Kecamatan atau Panwascam Sagulung meradang saat menemukan alat pengukur suhu tubuh tak berfungsi di TPS 15 RT 01 RW 05, Kaveling Baru, Kelurahan Sungai Langkai, Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Petugas di TPS diketahui terpaksa tak menggunakan alat pengukur suhu tubuh karena alat itu tidak berfungsi normal.

Kedatangan anggota Panwascam Sagulung, Perjuangan Sihombing itu sempat menghentikan proses pemungutan suara.

"Lah kenapa begini, fatal kalian ini. Sudah melanggar aturan protokol kesehatan, pengunjung tak ada pengecekan suhu tubuh. Kenapa seperti ini?," tegas Perjuangan Sihombing, Rabu (9/12/2020).

Menurut Perjuangan kebijakan yang diambil KPPS dan PPS merupakan fatal dalam penyelenggaraan pemungutan suara dimasa pandemi covid-19.

Tak hanya alat pengukur suhu tubuh, Perjuangan juga menyoroti kondisi TPS yang tak punya bilik khusus.

PANWASCAM SAGULUNG - Panwascam Sagulung, Perjuangan Sihombing mendatangi TPS 15 di Sungai Langkai, Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (9/12/2020). Ia berang dengan petugas TPS yang tidak menggunakan alat pengukur suhu tubuh.
PANWASCAM SAGULUNG - Panwascam Sagulung, Perjuangan Sihombing mendatangi TPS 15 di Sungai Langkai, Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (9/12/2020). Ia berang dengan petugas TPS yang tidak menggunakan alat pengukur suhu tubuh. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Sementara jumlah warga yang mencoblos sudah lebih dari 30 orang tanpa melewati pengecekan suhu tubuh.

Pelaksanaan pemungutan suara di TPS 15 RT 01 RW 05, Kavling Baru, Kelurahan Sungai Langkai, Sagulung sempat terbengkalai, Rabu (09/12/2020) pagi.

Bukan tanpa alasan, hal ini terjadi lantaran alat pengecekan suhu tubuh yang digunakan untuk pengunjung tak dapat digunakan.

Hal itu sempat berlangsung kurang lebih 30 menit dan petugas pergi keliling mencari batre alat thermal scanner itu.

Pantauan Tribun, Rabu (09/12/2020) pagi beberapa pengunjung yang hendak mencoblos sempat menunggu hingga akhirnya petugas KPPS memutuskan untuk TPS 15 warga yang datang memilih tanpa harus pengecekan suhu tubuh.

"Mau bagaimana lagi, kita terima logistik pilkada lengkap dengan semua peralatan hingga kotak suara, namun alat pengukur suhu tak dapat kita gunakan.

 

Kami sudah lakukan upaya sampai mengganti beberapa kali batrenya namun tak kunjung bisa," ujar ketua KPPS TPS 15, Irwan.

Maka untuk itu, kata dia pihaknya berkordinasi dengan PPS untuk melangsungkan pemungutan suara tanpa harus melakukan pengecekan suhu tubuh.

Hal itu berlangsung hingga 32 orang pemilih yang datang mencoblos.(TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google


  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved