Breaking News:

Demo Anti Amerika hingga Kerumunan Petamburan, Daftar Kasus Jadikan Habib Rizieq 6 Kali Tersangka

Habib Rizieq Shihab yang bernama lengkap Al Habib Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab bukan pertama kali tersandung kasus hukum

Kompas Images
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Demo Anti Amerika hingga Kerumunan Petamburan, Berikut Daftar Kasus yang Jadikan Habib Rizieq Pernah 6 Kali Tersangka 

TRIBUNBATAM.id - Demo Anti Amerika hingga Kerumunan Petamburan, Daftar Kasus Jadikan Habib Rizieq 6 Kali Tersangka.

Enam orang ditetapkan penyidik Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus kerumunan massa di Petamburan, Jakarta pada 14 November 2020.

Dari 6 tersangka salah satunya adalah Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) tersebut dijerat Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan dan 216 KUHP tentang Upaya Melawan Petugas.

Baca juga: Bukan Cuma Habib Rizieq Shihab, Berikut 5 Daftar Tersangka Lain di Kasus Kerumunan Massa Petamburan

Habib Rizieq Shihab yang bernama lengkap Al Habib Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab bukan pertama kali tersandung kasus hukum.

Dilansir dari Kompas.com tentang perjalanan kasus hukum Habib Rizieq Shihab, menunjukkan ia berstatus tersangka 6 kali sejak 2001.

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat berada di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017)
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat berada di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017) (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Berikut adalah rincian kasus hukum yang pernah menjerat Habib Rizieq Shihab:

1. Tersangka demo Anti-Amerika Serikat tahun 2001

Saat itu Habib Rizieq ditetapkan tersangka atas aksi demonstrasi anti-Amerika Serikat (AS) di sekitar Kedubes AS, Jalan Merdeka Selatan.

Aksi demonstrasi itu digelar pada 15 Oktober 2001.

Baca juga: FPI Pertanyakan Penetapan Habib Rizieq Sebagai Tersangka: Dia Cuma Menghadiri Bukan Buat Acara

Habib Rizieq ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah menghasut, menghina, serta menyebarkan kebencian kepada pemerintah dan kepolisian.

Ia juga dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum, yakni menggelar aksi demo saat hari libur.

Sebab, aksi demo anti-AS itu digelar pada hari libur nasional dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

2. Tersangka kasus penghasutan tahun 2002

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved