Breaking News:

12 Tahun Dicueki Pemerintah Warga Balas Dendam, Golput Massal Pilkada 2020: Kami Tak Pernah Didengar

Merasa percuma berpartisipasi memberikan hak suaranya dalam Plkada, warga satu desa memilih golput

KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI
Kades dan perangkat serta belasan warga Desa Matabondu, Kabupaten Konawe Selatan, Sultra mengembalikanan surat pemberitahuan memilih pada Pilkada 2020 di wilayah itu ke kantor KPU Provinsi Sultra 

Pihaknya mengaku sangat kaget dengan sikap warga yang enggan untuk memberikan hak suaranya dalam Pilkada kali ini.

Namun demikian, ia tidak bisa berbuat banyak lantaran hal itu merupakan hak dari warga.

"Kami juga tidak bisa menolak karena memilih ini adalah hak, kewajiban negara memfasilitasi penyaluran hak tadi.

Dengan menerima pengembalian pemberitahuan surat itu, berarti sudah ada sikap.

Tapi, siapa tahu bisa ditimbang, karena sudah terdaftar DPT," terang Natsir.

Baca juga: Pilkada Bintan - Jumlah Pemilih Milenial Capai 18.039, KPU Minta Jangan Golput

Tak pernah menikmati dana desa

Warga Desa Matabondu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara ( Sultra ), enggan menggunakan suaranya dalam Pilkada serentak 2020.

Aksi ini dilakukan lantaran sejak 2007, warga di desa itu tidak pernah menikmati dana desa dari pemerintah.

Ilustrasi pemilih golput
Ilustrasi pemilih golput (IStimewa)

Belasan warga didampingi kepala desa, perangkat desa dan imam Desa Matabondu pun mengembalikan surat pemberitahuan memilih atau C6-KWK di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra pada Selasa (8/12/2020).

Mereka bahkan rela menempuh perjalanan laut selama kurang lebih tiga jam dengan menggunakan perahu untuk mengembalikan surat C6-KWK.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga karena tidak pernah diakui sebagai desa.

Padahal, Desa Matabondu telah tercatat sebagai desa di Kementerian Desa (Kemendes) dengan nomor desa ke 19 di Kecamatan Laonti.

Baca juga: Kumpulan Kata Bijak Ajakan Mencoblos di Pilkada 2020, Jangan GOLPUT! Gunakan Hak Suara Anda!

Jumlah daftar pemilih tetap di desa tersebut mencapai 250 orang.

"Makanya Pilkada ini kami memilih Golput dengan mengembalikan surat ini.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved