Selasa, 28 April 2026

Film Tilik Paling Banyak Dicari di Google Selama 2020, Sosok Bu Tejo Viral

Film pendek Tilik paling banyak dicari di Google selama 2020. Film Tilik trending google 2020 disusul oleh Crash Landing on You.

(screenshoot)
Tangkapan layar karakter Bu Tejo dalam film Tilik. Film Tilik masuk dalam Google In Search 2020 

TRIBUNBATAM.id -  Film pendek Tilik paling banyak dicari di Google selama 2020.

Film Tilik trending google 2020 disusul oleh Crash Landing on You.

Film pendek garapan sutradara Wahyu Agung Prasetyo memang ramai menjadi pembicaraan, terutama sosok peran Bu Tejo.

Bu Tejo bahkan sempat viral dan trending twitter. 

Sebab, sosok Siti Fauziah yang perankan Bu Tejo dalam film Tilik itu dianggap mewakili oknum ibu-ibu di kampung yang senang bergosip. 

Dalam sebuah wawancara dengan KOMPASTV, Siti Fauziah mengaku di dalam dirinya, ada sedikit sifat Bu Tejo. 

Perempuan yang akrab disapa Ozi itu menjelaskan beberapa sifat yang hampir sama seperti Bu Tejo.   

"Orang yang agak blak-blakan, terus suka ngomong apa adanya, terus kalau ada sesuatu gitu ngomong, terus budaya tabayyun mungkin baik-baik ngomongnya, ya, kalau saya langsung tanya 'kok kamu gini sih?' gitu lho," ungkap Ozi.  

Terkait peran Bu Tejo yang dinilai sangat julid tentang kehidupan Dian, seorang kembang desa dalam film tersebut, Ozi membantahnya. 

"Nah, jatuhnya seperti kelihatan julid padahal sebenarnya dia enggak julid-julid banget," kata Ozi sambil tertawa. 

Namun, siapa yang sangka, Ozi mengungkapkan awalnya tidak dapat peran sebagai Bu Tejo dalam film pendek Tilik.

Malahan, Ozi disarankan menjadi Bu Tri yang diperankan Angeline Rizky dalam film garapan rumah produksi Ravacana Film tersebut. 

"Benar sih, Mas Agung yang bisa cerita panjang ya. Tapi sebenarnya memang awalnya tuh aku justru dicoba untuk perannya Bu Tri," ungkap Ozi.

 Ketika casting selesai, Agung pun mengganti Ozi berperan sebagai Bu Tejo dalam film yang dirilis 2018 tersebut. 

Sementara itu, Ozi mengungkapkan bagaimana mendalami peran Bu Tejo. Secara profesional, Ozi menjelaskan hal tersebut.

"Yang saya lakukan musti breakdown dulu, ya, naskahnya, tokohnya, kemudian karakternya itu gimana, faktor sosiologi itu gimana, secara psikologisnya gimana, itu kemudian jadi pegangan saya untuk menciptakan karakter Bu Tejo," ungkap Ozi. 

Sedikit beralih dari topik Bu Tejo, Agung mengatakan ide awal film Tilik berawal dari sebuah obrolan ringan.

Pada tahun 2016, Agung bersama sang penulis naskah, Bagus Sumartono, berbincang di salah satu angkringan di daerah Yogyakarta.

Ketika diceritakan Bagus, Agung belum mengetahui apa itu budaya  tilik yang dimaksud rekannya.   

Kendati demikian, Agung penasaran sehingga memutuskan untuk observasi budaya Tilik di daerah Bantul, Yogyakarta, daerah yang menerapkan tilik alias menjenguk.  

"Nah dari situ sebenarnya berangkatnya, karena memang dari realita aslinya yang terjadi di daerah Bantul, mereka punya tradisi seperti itu, berangkatnya dari situ," kata Agung. 

Setelah dua tahun diputar di beberapa festival, Agung bersama timnya memutuskan untuk menyebarluaskan Tilik. 

Diketahui, film pendek Tilik rilis di kanal YouTube Ravacana Film pada 17 Agustus 2020 dengan judul " Film Pendek -  TILIK (2018)".

"Rilis di publik sekaligus untuk merayakan kemerdekaan dalam konteks kemerdekaan kita berkarya, di satu sisi pengikut serta campaign untuk nonton film yang legal," kata Agung. 

Terlepas dengan hal tersebut, Agung tak menampik dirilis pada platform YouTube lantaran ingin mencakup masyarakat yang luas. 

"Karena kan selama dua tahun ini (awal rilis 2018) kami mutarnya di beberapa festival dan pemutaran alternatif, dan menurut kami selama dua tahun ini sudah cukuplah berputar-putar di situ," ungkap Agung. 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved