Breaking News:

Indonesia Lawyer Club Pamit, Politikus hingga Eks Menteri Komentari ILC TV One, Rizal Ramli Prihatin

Politikus hingga mantan menteri ikut berkomentar atas cuitan Karni Ilyas yang menyatakan ILC stop tayang sampai batas waktu yang tak ditentukan

tribunjateng
Indonesia Lawyer Club Pamit, Politikus hingga Eks Menteri Komentari ILC TV One, Rizal Ramli Prihatin. Foto Karni Ilyas 

Dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube tvOneNews, Jumat (14/2/2020), awalnya Karni Ilyas bercerita, kisah perjuangannya dimulai ketika dirinya lulus dari Sekolah Lanjutan Tingkat Atas atau SLTA.

Di akhir tahun 1971, Karni Ilyas muda memutuskan untuk pergi merantau ke Jakarta.

"Jadi waktu itu akhir tahun '71, saya naik kapal laut, begitu tamat SLTA dari Padang, dari Teluk Bayur ke Tanjung Priok," katanya.

Pimpinan Redaksi tvOne, Karni Ilyas dalam kanal YouTube tvOneNews, Senin (30/3/2020).
Pimpinan Redaksi tvOne, Karni Ilyas dalam kanal YouTube tvOneNews, Senin (30/3/2020). (YouTube tvOneNews)

Ketika turun di Pelabuhan Tanjung Priok, uang yang ia pegang hanya tersisa Rp 5 ribu.

Uang tersebut bahkan tidak bisa dibelikan tiket pulang ke Padang.

"Jadi pas turun kapal, itu uang di kantong saya tinggal Rp 5.000 perak," ujar Karni Ilyas.

"Tiket untuk pulang, kalau saya enggak berani merantau, kan harus pulang, Rp 17.500, jadi enggak bisa pulang lagi."

Baca juga: Karni Ilyas Dikritik Soal Tema ILC Semalam, Warganet Singgung Baliho Rizieq Shihab

"One way ticket (tiket sekali perjalanan)," lanjutnya.

Cak Lontong yang penasaran tentang kelanjutan kisah Karni Ilyas, menanyakan apa yang dilakukan oleh seorang Karni Ilyas dengan uang hanya sebanyak Rp 5 ribu.

"Apa yang pertama kali Bapak lakukan di Jakarta waktu itu?" tanya Cak Lontong.

Halaman
1234
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved