Breaking News:

Kondisi Mia Khalifa Setelah 6 Tahun Pensiun Main Film, Mengaku Takut Dihantui Hal Ini Sampai Mati

Mia Khalifa memohon pada para gadis agar tidak ikut terjun ke dunia industri yang pernah mengangkat namanya itu.

Editor: Anne Maria
Mantan bintang film panas, Mia Khalifa 

Pengguna Instagram dengan nama akun @poppymillsx memposting eksploitasi  industri porno pada wanita di media sosial yang berhubungan dengan Mia.

Eks  bintang porno itu pun juga menanggapi hal tersebut.

Poppymillsx menulis, "Mari kita bicara tentang pornografi. Khususnya Mia Khalifa. Wanita itu dari usia muda ditekan ke dalam  industri pornografi."

"Wanita-wanita seperti Mia Khalifa punya banyak video di luar sana dan sejak tahun lalu tidak pernah hilang, Para wanita itu dihantui keputusan yang mereka buat bertahun-tahun lalu."

"Jangan dukung wanita rentan lainnya dieksploitasi, hanya karena mereka butuh uang untuk bayar sewa."

Mia memberikan jawaban, "11 video itu akan menghantui saya sampai mati, dan saya tidak mau gadis lain juga mengalaminya."

Baca juga: Kondisi Tubuh Miyabi Setelah 10 Tahun Main di Film Jepang, Maria Ozawa Jadi Begini

Baca juga: Tak Mudah Kencan Dengan Miyabi, Walaupun Tamunya Tajir Melintir, Dia Akan Pergi Kalau Tak Berselera

Cerita Miyabi Jadi Bintang Film Dewasa, Enggan Beradegan dengan Bule

Nama Miyabi terkenal sebagai salah stau  bintang film dewasa asal Jepang.

Meski kini sudah  pensiun sebagai bintag film dewasa.

Namun namanya masih cukup populer di dunia.  

Nama Miyabi alias Maria Ozawa mungkin tidaklah asing bagi segelintir orang.

Namanya melengang sebagai  bintang film dewasa, dan populer dari Indonesia hingga mendunia.

Meski demikian, sedikit banyak yang tahu bagaimana sepak terjangnya sehingga dia bisa terkenal, dan bagaimana ia memulai karirnya di Industri film biru.

Melansir dari berbagai sumber, Miyabi mengaku sudah merelakan keperawanannya sejak usia 13 tahun pada 1986 silam.

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved