Sabtu, 25 April 2026

BATAM TERKINI

Vaksin Covid-19 Bakal Dilakukan di Tanjungpinang Tahun 2021, Ini Komentar Warga

Vaksin Corona nantinya akan diperuntukkan untuk masyarakat Tanjungpinang yang berusia 18-59 tahun dengan tidak memiliki penyakit penyerta. 

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak |
DW INDONESIA
1,2 juta vaksin Covid-19 Sinovac tiba di Indonesia Minggu (6/12) malam. Di Tanjungpinang, vaksin corona nantinya akan diperuntukkan untuk masyarakat Tanjungpinang yang berusia 18-59 tahun dengan tidak memiliki penyakit penyerta.  

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Dinkesdaldukda dan KB Tanjungpinang melakukan sosialisasi dan persiapan menjelang pembagian vaksin covid-19 di Tanjungpinang.

Dalam kegiatan itu dilakukan berbagai hal mulai mengupayakan petugas vaksin, penyedia fasilitas kesehatan serta menginventarisir data penerima untuk persiapan pembagian vaksin di tahun 2021 mendatang.

Vaksin Corona nantinya akan diperuntukkan untuk masyarakat Tanjungpinang yang berusia 18-59 tahun dengan tidak memiliki penyakit penyerta. 

Menanggapi hal itu, Eci theresia  (19) warga Pantai Impian, Kelurahan Kampung baru mengaku telah mengetahui adanya pemberian vaksin Corona oleh pemerintah walau dengan sedikit khawatir adanya dampak kesehatan buruk nantinya.

"Saya sudah tahu, hanya saja perlu dipastikan kembali uji kelayakan maupun efek sampingnya seperti apa sehingga nantinya masyarakat tidak khawatir," ujarnya kepada TRIBUNBATAM.id, Jumat (18/12/2020)

Eci yang juga mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri Tanjungpinang itu terus mengatakan, agar kiranya pemerintah maupun petugas kesehatan terlebih dahulu mencoba agar menjadi percontohan dan memberi rasa aman bagi masyarakat.

Di tempat terpisah, Kem (53) warga Engku Puteri Kelurahan Tanjung Ayun Sakti menyambut baik adanya pembagian vaksin Corona untuk masyarakat oleh Pemko Tanjungpinang.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19, Pemkab Lingga Tunggu Surat Edaran Pemprov Kepri

"Lebih bagus secepatnya dilakukan, kalau sudah dicegah tidak akan menyebar ke tempat yang lain. Kalau teknisnya saya kurang paham gimana, nanti tunggu dari pemerintah saja," ujarnya.

Kem, seorang tukang ojek konvensional mengatakan, virus corona tidak hanya menyasar usia di atas 18-59 tahun namun juga usia di bawahnya.

"Kita semua butuh sehat. Virus ini sendiri juga dirasakan oleh anak-anak, jadi kita harap nantinya ada pembagian juga ke mereka," katanya.

Di sisi lain, Sarminah (46) warga Batu 11 Kelurahan Pinang Kencana yang juga seorang penjual warung makan nusantara, merasa bingung dengan adanya informasi masyarakat wajib membayar vaksin corona atau diberikan gratis oleh pemerintah.

"Kita masyarakat kecil masih bingung mas, kalau bayar rasa-rasanya tidak mampu. Saya sendiri hanya usaha begini (menunjukkan dagangannya-red), jadi kalau dibantu pemerintah ya alhamdulillah," ujarnya.

Dilansir dari berita Kompas.com, Rabu (16/12) Jokowi menegaskan bahwa vaksin Covid-19 untuk masyarakat adalah gratis.

Ia mengintruksikan kepada seluruh jajarannya baik kementerian/lembaga serta pemerintah daerah untuk memperioritaskan program vaksinasi tahun 2021.

Jokowi juga mengaku siap menjadi penerima vaksin pertama di Indonesia demi memberikan keyakinan dan kepercayaan masyarakat bahwa vaksin Covid-19 aman digunakan. (TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved