Breaking News:

BATAM TERKINI

Demam Berdarah di Batam Mengganas, Dinkes Catat 693 Kasus Selama 2020

Data Dinkes Batam, kasus demam berdarah terbanyak berada di Kecamatan Batuaji, Sagulung dan Kecamatan Batam Kota.

tribunbatam/ian pertanian
Dinkes Batam mencatat 693 kasus demam berdarah selama 2020. Tampak warga Batam saat menjalani rawat inap RSUD Embung Fatima akibat demam berdarah. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus Demam Berdarah atau Demam Berdarah Dengue/ DBD mencapai 693 kasus selama 2020.

Data Dinkes Batam, jumlah kasus itu tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kota Batam.

Sementara jumlah kematian akibat DBD sampai pekan ketiga penghujung tahun 2020 ini sebanyak empat kasus.

Lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah kematian DBD tahun sebelumnya yang hanya dua kasus.

"Angka ini lebih rendah dari tahun sebelumnya yakni sebanyak 728, dimana dua kasus meninggal dunia," ujar Kadinkes Batam Didi Kusmarjadi, Senin (21/12/2020).

Berdasarkan data Dinkes Kota Batam, kasus DBD tertinggi sepanjang 2020 terjadi di bulan Oktober dan Agustus yakni 88 kasus. Sementara kasus terendah di bulan April yakni sebanyak 31 kasus DBD.

Kasus DBD di Kota Batam merata di setiap kecamatan. Namun begitu terdapat tiga kecamatan yakni Batam Kota, Batuaji dan Kecamatan Sagulung sebagai penyumbang pasien DBD terbanyak.

Kecamatan Batam Kota menjadi daerah penyumbang DBD tertinggi yakni 66 kasus. Disusul Batuaji 49 kasus dan Sagulung dengan jumlah 36 kasus.

"Tertinggi di Batam Kota, Batuaji dan Sagulung," sebut Didi.

Adapun kecamatan lainnya penyumbang kasus DBD ialah, Sekupang dan Nongsa dengan masing-masing 21 kasus. Seibeduk 15 kasus dan Batuampar serta Bengkong masing-masing 13 kasus DBD. Sedangkan Lubukbaja 10 kasus DBD.

Halaman
12
Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved