Breaking News:

BATAM TERKINI

Demam Berdarah di Batam Mengganas, Dinkes Catat 693 Kasus Selama 2020

Data Dinkes Batam, kasus demam berdarah terbanyak berada di Kecamatan Batuaji, Sagulung dan Kecamatan Batam Kota.

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
tribunbatam/ian pertanian
Dinkes Batam mencatat 693 kasus demam berdarah selama 2020. Tampak warga Batam saat menjalani rawat inap RSUD Embung Fatima akibat demam berdarah. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

"Tiga kecamatan lainnya yakni Belakangpadang, Galang dan Bulang belum ada kasus DBD ," tuturnya.

Upaya penanganan DBD terus dilakukan salah satunya dengan rutin melakukan fogging di tingkat lingkungan masyarakat.

Baca juga: Musim Hujan, Waspadai Penyakit Demam Berdarah, Ini 6 Cara Mudah Mencegahnya

Baca juga: Mitos Apa Fakta, Minum Jus Jambu Bisa Sembuhkan Demam Berdarah

Ilustrasi demam berdarah
Ilustrasi demam berdarah (kolase Tribun Style)

Upaya pencegahan disamping mengajak masyarakat untuk melakukan gerakan hidup sehat juga pentinh dilakukan. Melalui 3 M plus, menguras, mengubur dan menutup ruang berkembangnya jentik nyamuk. Disamping itu diakukan upaya pencegahan dengan mengaktifkan kembali gerakan 1 rumah 1 jumantik, penyuluhan puskesmas kepada masyarakat serta larvasidasi.

"Termasuk juga fogging bila hasil penyelidikan epidemiologi puskesmas positif serta kordinasi lintas sektor," tuturnya.

Ia juga menyebutkan gejala dini DBD seperti panas badan mendadak tinggi 2-7 hari, nyeri belakang bola mata, nyeri kepala, mual, dan muntah.

"Sementara untuk tanda-tanda perdarahan seperti bercak merah pada lengan, mimisan, gusi berdarah, muntah darah, BAB berdarah serta adanya syok penderita," ucapnya.(TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved